- Home
- Lingkungan
- Banjir Rendam Sawah dan Kolam Ikan Petani
Banjir Rendam Sawah dan Kolam Ikan Petani
Jumat, 14 November 2014 17:43 WIB
KUANSING : Akibat hujan yang terus mengguyur sepekan terakhir ini di wilayah Kuansing, menyebabkan ratusa hektar sawah milik milik warga di beberapa desa di Pisang Berebus, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing rusak karena tergenang banjir.
Terjangan banjir juga melenyapkan puluhan petak kolam ikan milik warga Desa Koto-Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, diperkirakan warga setempat mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
"Jika banjir ini tidak surut dalam enam hari kedepan, maka berkemungkinan besar seluruh padi kami akan hancur," ujar salah seorang warga Pisang Berebus, Ati.
Berdasarkan pantauan wartawan, Jumat (14/11/14) pagi, areal persawahan milik warga Pisangberebus keseluruhannya habis terendan banjir. Bahkan kedalaman banjir diareal itu, saking tingginya banjir, pondok-pondok sawah milik warga setempat juga lenyap diterjang banjir.
"Coba tengok, hanya atap pondok rumah kami yang tersisa," sambung Ati.
Sementara itu, di Desa Koto-Kombu, setidaknya ada 43 petak kolam ikan milik warga juga ludes disapu banjir. Padahal menurut peternak ikan setempat, Karman, sepekan terakhir ini ikan milik warga setempat sudah memasuki masa panen.
"Kalau tak ada banjir, dalam minggu ini kami akan panen. Sekarang mau bilang apa lagi, seluruhnya disapu banjir," cetus Karman.
Cerita Karman, rata-rata setiap petak kolam ikan milik warga setempat berisi setidaknya hampir 6000 bibit ikan. Adapun jenis ikan yang dipelihara warga antara lain, Ikan Lele, Ikan Nila dan Ikan Patin.
Atas musibah ini, warga desa setempat sangat mengharapkan kepedulian dari Pemkab Kuansing, karena untuk membeli bibit ikan untuk masa akan datang apabila air surut, mereka tidak lagi memiliki modal yang cukup.
"Makan saja sudah susah, apalagi mau beli bibit, kalau sudah memasuki musim hujan, kehidupan kami terasa sulit, karena mata pencaharian warga sini hanya tergantung dengan hasil karet," tuturnya dengan raut sedih.
(dri/dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

