Cegah DBD, Diskes Dumai Bagikan Abate Gratis

Senin, 16 Desember 2013 14:10 WIB

DUMAI - Untuk mencegah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim hujan, Pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai telah melakukan berbagai upaya, selain melakukan Fogging saat ini Dinas Kesehatan tengah membagikan Abate secara gratis yang bisa didapatkan di Puskesmas  dimasing-masing Kecamatan se-kota Dumai.

Demikian disampaikan, Marjoko Santoso, SKM selaku kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai di ruang kerjanya kemarin. Marjoko mengatakan pembagian abate gratis untuk pembasmian jentik-jentik nyamuk pembawa DBD (Aedes Aegypti) yang bisa berkembang biak dimusim penghujan seperti saat ini.

'Pembagian Abate gratis dilakukan untuk menekan angka kasus DBD dan pencegahan DBD dengan cara membasmi jentik-jentik nyamuk pembawa DBD (Aedes Aegypti). Abate ini dibagikan secara gratis, dan apabila masyarakat memerlukan bisa didapatkan di Puskesmas dimasing-masing Kecamatan se-kota Dumai,' kata Marjoko.

Diakui Marjoko bahwa saat ini tengah marak praktek penjualan Abate dari rumah ke rumah yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengatas namakan Dinas Kesehatan. Laporan itu sudah sering diterima Dinas Kesehatan dan kami nyatakan tidak benar dan aksi tersebut ilegal. Karena Abate tidak dijual melainkan dibagi secara gratis.

'Sekali lagi saya menegaskan kepada masyarakat bahwa Abate tidak dijual, dan dibagikan secara gratis. Masyarakat dihimbau agar tidak mudah percaya oleh oknum yang mengatas namakan Dinas kesehatan untuk melancarkan penjualan Abate dari rumah kerumah,' tegasnya.

Selain membagikan Abate secara gratis, Marjoko juga mengatakan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan peran Tim Juru Pembunuh Jentik (Jumantik) di Kelurahan endemis DBD, peran Jumantik juga diharapkan dapat membantu menekan angka DBD dan mencegah terjadinya DBD dikota Dumai, karna dari data yang ada 19 dari 33 Kelurahan dikota Dumai merupakan wilayah endemis DBD.

Tidak cukup sampai disitu, Dinas Kesehatan juga menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat. Ditegaskannya lagi, jangan sampai masyarakat baru waspada ketika penyakit DBD sudah menyerang anggota keluarga atau tetangga. 'Sejak dini mari kita budayakan hidup bersih dan sehat agar lingkungan kita terbebas dari DBD,' ajaknya.

Sementara untuk Fogging juga akan terus dilakukan untuk memutus mata rantai, namun foging tidak akan efektif tanpa memberantas sarang nyamuk dengan bubuk Abate, untuk itu berbagai upaya kan dilakukan Dinas Kesehatan mulai dari Fogging, Abate, hingga menurunkan tim Jumantik.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar