• Home
  • Lingkungan
  • Daerah Diselimuti Asap, Kadishut Riau Malah Melancong ke Afrika

Daerah Diselimuti Asap, Kadishut Riau Malah Melancong ke Afrika

Minggu, 28 Agustus 2016 16:09 WIB
PEKANBARU - Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) makin parah Minggu (28/8/2016). Namun disaat ini terjadi, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Fadrizal Labay malah pergi ke Afrika. Tak pelak hal ini menuai kritik.

"Tidak perlu tanya ke Dinas Kehutanan. Bisa juga ke Dinas Perkebunan, lagipula Karhutla juga terjadi di perkebunan," ungkap Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman saat rapat Posko karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin.

Informasi kinerja Satgas karlahut dapat diperoleh satu pintu pada jajaran petinggi satgas yang telah dibentuk. Menurut Gubri Laporan dari BNPB sudah lengkap datanya, tak mesti ke Kehutanan.

"Pak Fadrizal berangkat ke Afrika terkait masalah gambut dan karhutla juga," sebut Gubri sebelumnya di Gedung Daerah. Gubri pastikan Fadrizal pergi tak hambat karhutla. Sebab Satgas terus bekerja.

Sedangkan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau semakin meluas. Minggu (28/8/2016) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun turun tangan dan berjanji akan menambah dua helikopter waterboombing dan pasukan.

"Kita akan tambah Dua helikopter untuk melakukan pengeboman air (water bombing). Satu heli kita datangkan  hari ini langsung dari Palembang," ungkap Willem Rampangilei selaku kepala BNPB saat berada di Posko Karhutla Lanud Roemin Nurjadin, Pekanbaru.

Willem sebut satu heli untuk water bombing akan datang menyusul. Mengingat adanya perizinan yang harus dipenuhi sebelum helikopter diterbangkan ke Pekanbaru.

Willem juga sebut akan ada tambahan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dari Bukit Barisan I.  Sebanyak 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) akan digerakkan untuk mempercepat proses pemadaman Karhutla.

"Juga akan ada tambahan sepatu tahan api bagi personel Satgas Karhutla. Mengingat medan pemadaman Karhutla yang sangat rentan terbakar maka safety (keamanan) perlu kita tingkatkan lagi," ujarnya.

Selain itu alat pemadaman Karhutla berupa mini strike juga akan ditambah. Terutama di daerah yang terkena Karhutla parah seperti Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

(rdk/hrc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar