Diskes Dumai Bakal Sebar Abate Cegah DBD

Rabu, 28 Januari 2015 17:33 WIB
DUMAI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai Riau jadwalkan pada April 2015 depan mengadakan gerakan sebar bubuk abate di semua rumah masyarakat sebagai upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Diskes Dumai Paisal menyatakan, gerakan ini akan melibatkan seluruh pegawai Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), TNI, mahasiswa dan pelajar serta anggota pramuka.

"Dijadwalkan April mendatang kita akan bagikan bubuk abate dengan target semua rumah masyarakat di tujuh kecamatan dengan melibatkan banyak pihak hingga ratusan orang," katanya, Rabu.

Dijelaskan, pembagian bubuk abate ini untuk menindaklanjuti makin maraknya kasus demam berdarah di tengah masyarakat akibat lingkungan yang kotor dan tidak menerapkan pola hidup sehat.

Disamping itu, mengingat saat ini mulai terjadi siklum lima tahunan perkembangan nyamuk penular demam berdarah, sehingga harus dilakukan upaya pencegahan nyata.

"Sejauh ini kita menilai cara tepat dan efesien untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah adalah dengan menaburkan bubuk abate di semua tempat penampungan air yang terdapat di rumah warga," terangnya.

Dia menilai, masih maraknya kasus demam berdarah saat ini karena masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan membiarkan kaleng atau wadah penampungan air bertebaran di sekitar rumah.

Pihaknya terus sosialisasikan hidup bersih dan sehat, sekaligus melancarkan sejumlah kegiatan nyata, seperti pembagian bubuk abate, pengasapan fogging dan mengajak aktifkan gotong royong.

"Peran RT sangat penting dalam memberantas nyamuk demam berdarah ini, karena mereka yang bisa menggerakkan gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam penerapan pola hidup bersih sehat," terangnya.

Akhir Desember 2014 lalu, Diskes Dumai mencatat kejadian demam berdarah berdasarkan laporan penanganan pasien di seluruh Puskesmas adalah sebanyak 264 kasus.

Wakil Walikota Dumai Agus Widayat mengimbau, masyarakat untuk waspada terhadap penyakit demam berdarah karena belakangan ini sering diguyur hujan dan harus senantiasa menjaga lingkungan tetap bersih.

Beberapa wilayah di Dumai, menurutnya, sejauh ini sudah merupakan endemik DBD, akibat sekitar 80 persen bak penampungan air masyarakat terdapat jentik nyamuk dan lingkungan yang kotor.

"Diharapkan warga lebih rajin membersihkan lingkungan dengan cara mengubur, menguras dan membersihkan bak dan penampungan air sebagai langkah efektif mengantisipasi berjangkitnya penyakit," ungkap dia.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar