- Home
- Lingkungan
- Distanbun Kepulauan Meranti Turunkan Tim Berbagai Kalangan
Lihat Realisasi Reboisasi Hutan Mangrove
Distanbun Kepulauan Meranti Turunkan Tim Berbagai Kalangan
Rabu, 12 Agustus 2015 16:10 WIB
MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Distanbun) setempat menurunkan tim yang melibatkan LSM, Kontraktor, Pihak Desa untuk meninjau langsung guna memastikan realisasi keberadaan proyek reboisasi hutan mangrove di Desa Tanjungbunga, Kecamatan Pulau Merbau.
Proyek reboisasi tersebut bersumber dari Anggaran DBHDR dialokasikan untuk penanaman manggrove di sejumlah wilayah Kepulauan Meranti yang rentan terkena abrasi. Sehingga Pulau-pulau yang ada di Kepulauan Meranti bisa bertahan lama kedanti abrasi laut terus menghantam wilayah pinggiran Kepulauan Meranti.
Bidang Perlindungan Hutan dan Kebun, Dishutbun Kepulauan Meranti Tengku Efendi SH didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)nya Roni Samudra SH menjelaskan, bahwa rehabilitasi hutan dan lahan melalui anggaran DBHDR dilakukan setiap tahunnya.
Disebutkannya, sejak tahun 2012 lalu realisasi penanaman terus dipantau. Penanaman pada tahun tersebut (2012) diantaranya di Desa Topang seluas 50 hektar, Selanjutnya di Dakal, Sungai Hiu dan Sungai Mata dengan total 100 hektar serta di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Pulau Merbau seluas 100 hektare.
Sementara pada tahun 2013 penanaman seluas total 300 hektare diantaranya di Desa lukun seluas 200 hektare, Batin Suir seluas 100 hektare. Selanjutnya pada tahun 2014 penanaman dilakukan seluas 160 hektare diantaranya di Desa Batang Malas seluas 80 hektare, dan Desa Lalang Tanjung seluas 80 hektare.
"Kita terus memastikan bahwa DBHDR tersebut bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan Juknis dan juklak. Sehingga penghijauan bisa dilakukan untuk menjaga keutuhan pulau," kata Tengku Efendi, usai melakukan pemantauan yang dilakukan di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau.
Penanaman yang dilakukan CV Agrita Makmur pada tahun 2012 lalu dilakukan diatas lahan seluas 100 hektar diwilayah pantai hingga ke darat. Sementara bibit manggrove yang ditanam sebanyak 500 ribu batang dan ditambah sebanyak 50 ribu bibit untuk penyisipan.
"Walaupun hanya diminta menanam sebanyak 550 ribu bibit, namun kita sudah menanam sebanyak 800 ribu batang dilokasi tersebut," ungkap Direktur CV Agrita Makmur, Ismail. Hal senada juga dilontarkan Kades Tanjungbunga, Nizam.
Menurutnya , sewaktu pengerjaan kemarin, diawali pemeriksaan bibit oleh pihak Dishutbun didampingi perangkat Desa. "Kita kemarin menyiapkan 800 ribu batang manggrove. Sengaja kita lebihkan sebagai antisipasi jika ada yang mati. Dan bibitnya pun sangat bagus, bahkan sempat mendapat pujian dari mantan wakil bupati masrul kasmy sewaktu lewat daerah ini," sebutnya.
Kades Nizam juga menyampaikan, bibit yang didapatkan tersebut tidak lain tidak bukan merupakan bibit asal desanya sendiri dan pekerjanya juga melibatkan warga Dusun III serta puluhan warga asal desa lain," ucapnya.
Hasil pantauan dilapangan, yang turut dalam rombongan verifikasi tersebut diantaranya PPTK Dishutbun Meranti Roni, Kabid Perlindungan Hutan dan Kebun Tengku Efendi, Pihak LSM, Kades Tanjungbunga Nizam, Pihak kontraktor CV Agritama Ismail, dan sejumlah wartawan dari beberapa Media lainnya.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

