- Home
- Lingkungan
- Hujan Lebat Bikin Dua Kelurahan Kebanjiran di Dumai
Hujan Lebat Bikin Dua Kelurahan Kebanjiran di Dumai
Selasa, 24 Januari 2017 19:53 WIB
DUMAI - Hujan lebat yang mengguyur Kota Dumai selama dua hari membuat sejumlah kawasan mengalami kebajiran hingga ketinggian 30 centimeter. Selain merendam jalan raya, banjir juga merendam sebagian rumah masyarakat yang berada di dua kelurahan.
Rumah masyarakat di Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan dan Kelurahan Simpang Tetap Darul Ichsan (SDTI), Kecamatan Dumai Barat menjadi kebanjiran akibat huja deras selama dua hari berturut-turu, Selasa (24/1/17).
Informasi yang berhasil dirangkum dari Plt Kabag Humas Pemko Dumai, Riski Kurniawan, wilayah yang mengalami banjir parah seperti di Jalan Sadar, Budi Dharma, Meranti Laut, Markisa, dan Perumahan BTN Asri, yang masuk Kelurahan SDTI.
Begitu juga Jalan Sungai Teras dan Meranti Darat, yang masuk Kelurahan Ratu Sima. Semua itu terpantau saat melakuan peninjauan bersama Camat Dumai Barat, Kabid Sumber Daya Air dan Kabid Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
"Hujan yang turun selama dua hari ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan rumah warga masih digenangi air. Bahkan sejumlah wilayah di Dumai banjir hingga membuat aktifitas masyarakat terganggu," kata Riski Kurniawan, kepada wartawan.
Sedangkan diseputaran wilayah perkotaan, kara dia, lokasi genangan air di Jalan HR Soebrantas, Sudirman, Sultan Syarif Kasim, Kamboja, Teratai, Tenaga, Sukajadi, Budi Kemuliaan, Sultan Hasanuddin (Ombak), Pasar Pulau Payung, dan Pangkalan Sesai.
"Kita berharap, instansi terkait segera turun mencarikan solusinya setelah melakukan peninjauan. Apa yang kita lakukan ini merupakan intruksi langsung dari Walikota Dumai untuk mencari tahu penyebab banjir," katanya.
Sedangkan Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Dumai, Bambang Surianto mengatakan, ketinggian air mencapai lulut orang dewasa. Pihaknya akan menurunkan alat berat untuk mencari penyebab aliran air yang tidak lancar yang mengakibatkan banjir.
"Besok kita akan menggali parit (drainase) yang tersumbat besok di Kelurahan STDI dan Ratu Sima. Dilanjutkan pengalian di parit Ring Road TPI, dimana ada batu besar yang menyumbat dan diangkat menggunakan alat berat," ujarnya.
Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Dumai Muhammad Nasir menjelaskan, setelah survei lapangan yang dilakukan hari ini besok diturunkan alat berat, untuk mengantisipasi ketinggian air yang akan semakin bertambah jika Dumai masih diguyur hujan.
"Banjir yang terjadi diduga karena drainase yang tersumbat atau tidak lancar, akibat adanya ranting dan bebatuan. Dengan turunnya alat berat diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir yang terjadi di kedua kelurahan tersebut," pungkasnya.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Lingkungan
Bupati Rokan Hilir Berjanji Tuntaskan Persoalan Banjir Bagansiapiapi
-
Lingkungan
Antisipasi Banjir Lewat Normalisasi Sungai Dumai
-
Lingkungan
Hujan Lebat Bikin Ribuan Rumah Warga Pekanbaru Terendam Banjir
-
Lingkungan
Dinas PUPR Dumai Normalisasi Drainase Tersumbat Sampah
-
Sosial
Masyarakat Kecewa, Presiden Jokowi tak Kunjungi Korban Banjir di Riau

