- Home
- Lingkungan
- Jalan Provinsi di Rohul Ancam Nyawa Pengguna Jalan
Jalan Provinsi di Rohul Ancam Nyawa Pengguna Jalan
Jumat, 20 Maret 2015 20:24 WIB
ROKAN HULU - Kerusakan ruas jalan status Provinsi Riau di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) hampir terjadi di seluruh kecamatan. Kerusakan terjadi sudah memprihatinkan dan mengancam nyawa pengendara.
Seperti ruas jalan Provinsi Riau antara Simpang Kumu hingga perbatasan Rohul-Duri. Kerusakan jalan sudah tahap memprihatinkan. Padahal, ruas jalan ini menjadi akses bagi kendaraan pengangkut crude palm oil atau CPO milik perusahaan, dan truk kayu.
Ruas jalan di Kota Tengah, Desa Kepenuhan Barat Mulia, Kecamatan Kepenuhan juga mengalami kerusakan parah dan berlobang. Beberapa kalinya pengendara mengalami naas, terjebak di lobang di tengah jalan tersebut.
"Menurut penglihatan kami, sudah tidak layak lagi dengan kondisi jalan dan gorong-gorong seperti sekarang ini," kata Bakhtiar AH bergelar Datuk Bandaro Sakti Luhak Kepenuhan Negeri Beradat.
Ketua Kerapatan Adat Luhak Kepenuhan Negeri Beradat ini meminta Pemrov Riau secepatnya memperbaiki ruas jalan provinsi di daerahnya, yakni mengaspal ulang jalan atau tambal sulam.
Bukan jalan saja, gorong-gorong yang pecah dan hancur diminta Tokoh Adat ini diganti dengan box culvert permanen. Menurut dirinya, jika tidak secepatnya dilakukan, bisa saja berakibat buruk, seperti tingkat kecelakaan lalulintas semakin tinggi, kemacetan, terganggunya akses masyarakat.
"Pada intinya, jalan rusak akan mendatangkan kerugian bagi semua pihak," tegas Datuk Bandaro Sakti.
Kepada Pemkab Rohul, melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan Rohul, Datuk Bandaro Sakti juga meminta agar dinas segera mengusulkan ke Pemrov Riau soal kerusakan jalan provinsi di Kepenuhan.
Sementara itu, Plt Camat Kepenuhan Recko Roendra S.STP, sangat mendukung pendapat Datuk Bandaro Sakti. Diakui Recko, memang ruas jalan provinsi di daerahnya sudah sangat memprihatikan.
Dirinya mengharapkan dinas terkait membantu merealisasikan pembangunan program jalan dan box culvert di daerahnya pada tahun ini. Sehingga kekhawatiran dari tetua adat Kepenuhan tidak ada lagi.
(zal/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

