Jumlah Pasien ISPA Meningkat 6 Persen di Dumai

Minggu, 08 Maret 2015 16:01 WIB
DUMAI - Dampak kabut asap dari hasil kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) beberapa belakangan ini membuat meningkat hingga 6 persen di sejumlah pelayanan Puskesmas untuk melayani pasien Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Paisal, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, peningkatan kasus ISPA meningkat dari rata-rata belasan kunjungan harian, kini sudah mencapai 25 pasien.

"Bertambah kunjungan pasien ini bukan karena asap kebakaran lahan saja, tapi akibat berbagai faktor gangguan kesehatan," kata mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai ini, Sabtu (7/3/15) kemarin.

Pertumbuhan kasus ISPA ini, lanjut dia, terpantau hanya di sejumlah Puskesmas yang berada di Kecamatan Dumai Kota, Bukit Kapur dan Dumai Timur.

Beberapa faktor penyebab kunjungan ISPA meningkat ini, selain kualitas udara buruk akibat asap, juga karena gangguan kesehatan pada tubuh manusia yang tidak membiasakan pola hidup sehat.

"Sebagian besar pasien mengeluhkan batuk, flu dan sesak nafas dan memang penyakit seperti ini lumrah terjadi pada manusia jika cuaca buruk," katanya.

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat dan banyak mengkonsumsi makanan bergizi serta minum air putih secukupnya di tengah musim kemarau saat ini.

Sementara, Kepala Bidang P2PL Dinkes Dumai Romauli menambahkan, pelayanan medis di Puskesmas kepada pasien penderita gangguan pernafasan ini dilakukan seperti biasa sesuai prosedur berlaku.

"Belum ada kejadian khusus terkait penyakit ISPA ini dan masih fluktuatif, namun kita tetap mengimbau masyarakat agar menggunakan masker jika kondisi udara semakin memburuk," katanya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar