- Home
- Lingkungan
- KLH Dumai Sebut Kualitas Udara Level Berbahaya
KLH Dumai Sebut Kualitas Udara Level Berbahaya
Senin, 14 September 2015 19:19 WIB
DUMAI - Kualitas dan kondisi udara di Kota Dumai, Senin (14/9) pagi, sudah semakin membahayakan bagi keselamatan manusia dan sudah memasuki level Berbahaya.
"Hari ini (Senin, red) berdasarkan pengukuran alat Indeks Standar Polutan Udara (ISPU) yang dikeluarkan pada pukul 06.39 WIB, ISPU Kota Dumai sudah mencapai angka 500 PSI ditandai dengan warna merah dan tergolong level Berbahaya bagi kesehatan manusia," kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai Bambang Suriyanto, Senin (14/9).
Menurutnya, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Riau dan Kepulauan Sumatera secara keseluruhan merupakan penyebab utama Kota Dumai diselimuti asap yang cukup pekat disetiap harinya.
"Udara Kota Dumai saat ini sudahlah memasuki tahap atau level sangat berbahaya, dan KLH Kota Dumai menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai agar mewaspadai bencana kabut asap ini, karena sangat menganggu kesehatan. Dan dihimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai yang hendak bepergian keluar rumah untuk selalu memakai dan menggunakan masker serta pelindung mata," katanya.
Dijelaskan Bambang, bahwa asap yang menyelimuti Kota Dumai saat ini terbagi atas beberapa partikel yang berukuran 10 mikron dan 2,5 mikron yang berasal dari sisa-sisa pembakaran yang tak sempurna, dan partikel itu sangat berbahaya bagi kesehatan khususnya Balita dan anak usia 12 tahun kebawah jika terhirup.
"Kondisi ini bisa menyebabkan penyakit ISPA dan membuat masyarakat Kota Dumai menjadi gampang terjangkit penyakit ISPA, mata perih, gangguan detak jantung dan tentunya akan sangat berbahaya bagi penderita penyakit Asma dan gangguan pernapasan lainnya. Oleh karena itu kami menyarankan agar masyarakat dapat mengenakan masker saat hendak keluar rumah, dan jangan berkegiatan diluar rumah bila tidak terlalu penting," himbaunya.
Selain menghimbau agar masyarakat dapat mengenakan masker saat sedang berkegiatan ataupun beraktivitas diluar ruangan, Bambang juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Dumai untuk dapat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah, dan tidak merokok bagi yang merokok.
"Hal ini sangat penting untuk kita jaga bersama, sebab dengan adanya antisipasi dan pencegahan-pencegahan dini tentunya kita dapat turut berpartisipasi dalam memperbaiki status ataupun kondisi udara Kota Dumai," katanya.
Ditambahkan Bambang, Pemerintah Kota Dumai melalui KLH Kota Dumai juga menghimbau agar Perusahaan dan Dumia Bisnis yang berada di Kota Dumai untuk peduli terhadap masyarakat Kota Dumai dengan ikut berpartisipasi dalam membantu membagikan masker kepada pengguna jalan raya.
"Sudah ada dua Perusahaan yang turut berpartisipasi dalam membantu menyerahkan masker ke KLH maupun secara langsung yakni PT. Pertamina RU II Dumai dan PT. Mega Green," katanya.
Tadi pagi (Senin,red), lanjutnya KLH juga sudah membagikan 1000 masker kepada masyarakat Kota Dumai. "KLH Kota Dumai telah membagikan masker dibeberapa titik diantaranya ialah Simpang Tegalega dan Medang Kampai serta Sungai Sembilan dengan total sebanyak 1000 masker, dan besok (Selasa, red) kami juga akan kembali membagikan masker, dan akan terus melakukannya selama stok masker di KLH masih ada dan kondisi udara Kota Dumai mencapai level tidak sehat," ungkapnya.
Selain KLH, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Dumai juga telah membagikan 1000 masker di Persimpang Pasar Dock dan Simpang Jalan Ombak.
"Ini adalah bentuk kepedulian BPBD Kota Dumai terhadap masyarakat Mota Dumai, agar masyarakat Kota Dumai dapat menjaga kesehatan dan dapat mengantisipasi diri untuk tercegah dari terkenanya penyakit ISPA dan ini sudah yang ke sekian kali nya BPBD kota Dumai membagikan masker," kata Kepala BPBD Kota Dumai, Tengku Izmet.
Terkait titik api, sejauh ini menurut pantauan satelit NOAA dan pantauan petugas dan MPA dilapangan, Kota Dumai nihil titik api (Hot Spot). "Sejauh ini, diduga kuat asap tebal yang menyelimuti Kota Dumai merupakan asap kiriman dari beberapa daerah tetangga yang terbawa angin hingga Kota Dumai," tutupnya.
(via/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

