- Home
- Lingkungan
- Karhutla Kepung Gedung LAM dan Rumah Warga di Meranti
Karhutla Kepung Gedung LAM dan Rumah Warga di Meranti
Minggu, 01 Maret 2015 16:50 WIB
MERANTI - Gedung Lembaga AdatMelayu Riau (LAM-R) Kabupaten Kepulauan meranti hampir ludes setelah sempat dikepung sijago merah akibat terjadinya kebakaran hutan lahan (akhutla) di seputaran gedung LAMR tersebut.
Pristiwa kebakaran lahan yang hampir melalap gedung LAMR dan satu unit rumah warga itu t terjadi sekitar pukul 12.00wib, beruntung sejumlah peugas damkar (pemdam kebakaran dan anggota kepolisian dibantu oleh masyarakat berhasil memadamkan api tersebut meski sedikit terlambat namun Gedung LAMr dan satu Unit rumah warga yang di kepung sijago merah itu dapat terseleamatkan setelah api berhasil dipadamkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten kepulauan Meranti Ir.H.Ardhahni saat dikonfirmasikan melalui Kabid Damkar, Piskot Ganting S.Ag menyebutkan, bahwa titik api berasal dari depan SMA N 3 dorak hanya dalam hitungan menit api terus membesar dan menjalar hingga sampai mengepung gedung LAMr dan satu Unit Rumah warga yang ada di seputaran Kantor LAMR tersebut.
Dugaan semnatara kahutla yang terjadi tersebut berasal dari api punting Rokok, akibatnya sekitar lebih kurang 2 hentar lahan di seputaran kahutla tersebut ludes dilalap sijago merah itu. Beruntung tidak ada rumah warga yang jadi korban akibat Kahutla tersebut"ungkapnya.
Diakui Ginting pihaknya terlambat mendapatkan informasi sehingga kedatangan petugas kita juga sedikit terlambat, sehingga api sudah sempat merambah lebih luas lagi bahkan hampi melalap Gedung LAMR dan Rumah warga"sebutnya.
Lebih lanjut Ginting juga menyebutkan,bahwa keterlamabatan petugas memadamkan Api tersebut, selain dikarenakan keterbatasan seperti Mobil damkar,dan sumber air ,pada hari yang sama telah terjadi kahutla di tiga titik, yang jaraknya cukup jauh yakni di Desa Alah Air Timur dan Desa Sesap dan lahan di Dorak itu sendiri.
"Sementara kita hanya punya Mobil Pemadamkan kebakaran hanya dua unit yang saat itu lagi berada di lokasi kahutla yang terjadi di Desa Alah Air timur dan desa Sesap,jadi waktu kejadian kahutlah di dorak itu ,dua unit mobil Damkar kita lagi bersada di dua desa tersebut," jelasnya.
Parahnya lagi, kata Ginting, satu unit mobil Damkar kita terperosok di Halam kantor LAMR Nerabti saat akan melakukan pemadaman. Untuk mengangkat mobil tersebut memakan waktu lebih kurang satu jam,sehinga kita tidak bisa berbuat banyak.
Sehingga sebagian petugas kita dengan dibantu petugas kepolisian dan masyarakat memadamkan kahutla tersebut hanya secara menual,namun alhamdulillah api bisa dipadamkan sehingga Gedung LAM dan Rumah wrag dapat diselamatkan.
"Kita juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut dan membantu memadamkan mengatas Kahutlah tersebut,sehingga api dapat dipadamkan dan tidak ada terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

