- Home
- Lingkungan
- Langgar Kesepakatan, Masyarakat Dumai Barat Stop Mobil Tangki CPO
Langgar Kesepakatan, Masyarakat Dumai Barat Stop Mobil Tangki CPO
Kamis, 26 November 2015 18:09 WIB
DUMAI - Masyarakat yang berada di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, kembali melakukan aksi protes dengan cara memblokir jalan untuk menghentikan aktivitas truk pengakut CPO yang menuju ke kawasan industri di Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kamis (26/11/15).
Blokir jalan ini merupakan langkah tepat. Pasalnya, pada kesempatan sebelumnya sudah mendapat kesepatakan bersama terhadap aktivitas mobil tangki CPO agar melintas di jalan Purnama sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Tapi, beberapa hari belakangan ini kalangan supir tidak menaati aturan itu.
Dimana kesepakatan yang dimaksud tersebut mengenai jadwal operasional truk yang melintas di Jalan Purnama. Seharusnya para supir melintas di jalan purnama sesudah jam 08.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Kemudian pada pukul 13.00 WIB para supir tidak boleh lewat hingga pukul 16.00 WIB.
Sesudah pukul 16.00 WIB para supir diperbolehkan lewat kembali. Akan tetapi para supir telah melanggar jadwal kesepakatan yang telah ditentukan tersebut. Demikian penegasan, Zulkifli, Ketua LPMK Purnama, Kecamatan Dumai Barat, disela-sela blokir jalan Purnama tersebut.
"Para supir truck CPO yang biasa melewati jalan purnama pagi ini, (Kamis,red) telah melanggar peraturan yang disepakati bersama. Seharusnya para supir menggunakan jalan pada pukul 08.00 WIB dan tidak boleh melewati jalan sebelum waktu tersebut," tegas Zulkifli.
Pasalnya dikatakan Zulkifli, pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB tingkat volume masyarakat menggunakan akses jalan tersebut sangat tinggi, seperti anak-anak pergi ke sekolah maupun masyarakat yang pergi ke kantor dan beraktivitas sehari-hari, ditambah kondisi jalan yang sempit.
"Apa yang sudah didapat pada kesepakatan sebelumnya itu dilanggar kalangan sopir. Apa yang terjadi hari ini dapat menimbulkan kecelakaan. Dengan tingginya volume tersebut kita tidak menginginkan adanya kecelakaan dan kemacetan disebabkan dari mobil truck cpo tersebut," tegasnya.
Dijelaskan Zulkifli, aksi ini sudah ketiga kali dilakukan selama tahun 2015. Namun para supir tetap membandel dengan melanggarkan kesepatakan yang sudah disepakati bersama. Oleh karena itulah, dirinya berharap permasalahan ini mendapatkan solusi yang baik demi kenyamanan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Bambang Sumantri, melalui Kabid Pengendalian dan Operasional Marjohan mengakui petugas Dishub Kota Dumai yang melakukan penjagaan di pos perempatan Jalan Purnama itu mengalami sedikit keterlambatan dalam penjagaan disebabkan hari hujan.
Sehingga tanpa ada penjagaan dari petugas, supir truck masuk semena-mena ke jalan Purnama tanpa mengindahkan kesepakatan yang dibuat. "Petugas yang biasa berjaga mengalami keterlambatan karena hujan. Mereka juga tidak dilengkapi jas hujan untuk mengatur truck CPO di perempatan jalan ini," jelas Marjohan.
Dikatakan Marjohan, petugas yang melakukan penjagaan ada beberapa regu, setiap satu regu terdiri dari tiga orang petugas Dishub, yang dimulai pada 6.30 WIB hingga malam harinya.
Petugas yang ada di Pos Dishub melakukan pengaturan lalu lintas terhadap truck CPO tersebut, sehingga tidak terjadinya kemacetan.
Menurut Marjohan, salah satu solusi dalam menangani persoalan truck CPO ini, dengan mempersiapkan jalan lingkar Parit Kitang, sehingga mobik truck CPO tersebut tidak melewati Jalan Purnama ini. Namun hal itu merupakan kewenangan pihak Provinsi Riau untuk mewujudkan jalan tersebut.
"Kita sudah melakukan beberapa kali rapat bersama untuk menyelesaikan permasalahan ini, untuk itu kita berharap semua stack holder memperjuangan persoalan ini dan bisa menjaga kenyamanan masyarakat yang berada di jalan lintas Purnama hingga ke kawasan industri Lubuk Gaung," harap Marjohan.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Bandara Pinang Kampai Dumai Disinggahi 7.005 Pemudik Lebaran
-
Sosial
Dishub Dumai Sosialisasikan Tentang Pungutan Pajak Parkir
-
Ekbis
Asosiasi Menilai Target Retribusi Parkir Dumai Tidak Wajar
-
Ekbis
Dishub Dumai Akan Gandeng Asuransi untuk Rencana Klaim Kendaraan Hilang saat Parkir
-
Sosial
Dishub Dumai Mulai Selesi Tenaga Hari Lepas
-
Maritim
Keempat Kalinya Dishub Dumai Raih Penghargaan WTN 2016

