- Home
- Lingkungan
- Masyarakat Goro Bersihan Jalan Lintas Lintas-Lukun Sungai Tohor
Masyarakat Goro Bersihan Jalan Lintas Lintas-Lukun Sungai Tohor
Selasa, 20 September 2016 11:29 WIB
MERANTI - Ratusan warga Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kepulauan Meranti, antusias melakukan kegiatan gotong royong massal untuk membangun jalan setapak yang menghubungkan Desa Lukun dengan Desa Sungai Tohor.
Sebenarnya, badan jalan lintas menghubungkan Desa Lukun ke Ibukota Kecamatan Tebingtinggi Timur di Sungaitohor sudah dibangun sejak beberapa tahun silam di era Pemerintahan Kabupaten Bengkalis.
Namun, jalan tersebut belum bisa dimanfaatkan warga karena telah ditumbuhi semak belukar dan pohon sagu. Kondisi itu pula yang membuat warga Lukun menjadi terisolir.
"Saat ini beberapa kilo meter jalan lintas Tebingtinggi Timur sudah dilakukan pengerasan dengan mengunakan bast C oleh Pemkab Meranti. Namun, pengersan tersebut masih jauh dan membutuhkan waktu yang cukup panjang agar bisa terhubung ke pusat pemerintahan kecamatan," kata Lukman, penggerak kegiatan itu kepada wartawan.
"Oleh karena itu, kita membuat jalan setapak di badan jalan lintas yang sudah ditumbuhi semak belukar dan batang sagu maupun batang karet ini," sambungnya.
Meski jalan yang dibuat hanya selebar 2 meter, kata Lukman, namun warga yakni bahwa itulah satu-satunya cara yang tepat dalam membuka keterisoliran.
Sehingga masyarakat yang memiliki lahan perkebunan di sepanjang jalan lintas itu akan lebih mudah memasarkan hasil pekebunan mereka.
Diceritakan Lukaman, dulunya badan jalan tersebut merupakan lahan perkebunanan masyarakat yang dihibahkan kepada pemerintah untuk pembangunan jalan.
Selain dapat menjadi sarana peningkatan perekonomian, pembangungan jalan lintas tersebut merupakan salah satu cara agar sejumlah desa di Tebingtinggi Timur bisa terbebas dari keterisoliran.
Sayangnya, hingga hari ini jalan sepanjang 21 kilometer itu masih belum bisa dilalui. Jangankan kendaraan roda dua, pejalan kaki sekalipun akan sulit melewati jalan itu karena penuh dengan semak belukar serta pohon karet dan pohon sagu.
Goro yang mereka lakukan, tambah Lukman, bertujuan untuk memperpendek rentang kendali antara Desa Lukun dan sekitarnya untuk menuju pusat pemerintahan Kecamatan Tebintinggi Timur di Sungai Tohor.
Selama ini masyarakat maupun pemerintah desa yang mau berurusan Ke pusat pemerintahan di Sungai Tohor harus berputar ke Selatpanjang menuju ke Tangjungsamak, Kecamatan Rangsang. Dari Tanjungsamak barulah warga bisa ke Sungai Tohor.
(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Meranti Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Program Pembangunan
-
Sosial
Bupati Meranti Klaim Sukses Turunkan Angka Kemiskinan Meski Anggaran Minin
-
Ekbis
Sekda Klaim Kemampuan Anggaran Pemda Kepulauan Meranti Memprihatinkan
-
Hukrim
Puluhan Pengunjukrasa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Meranti
-
Hukrim
Korupsi Dana Desa, Dua Oknum Kades di Kepulauan Meranti Menghilang
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal

