• Home
  • Lingkungan
  • Musim Pancaroba, Diskes Dumai Himbau Warga Waspada DBD

Musim Pancaroba, Diskes Dumai Himbau Warga Waspada DBD

Rabu, 30 Oktober 2013 12:28 WIB

DUMAI - Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti sering menimbulkan kejadian luar biasa (KLB), terutama di musim pancaroba dan penghujan seperti saat ini. 

Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya DBD adalah rendahnya status kekebalan kelompok masyarakat dan kepadatan populasi nyamuk penular karena banyaknya tempat berkembangbiak nyamuk, terlebih pada musim hujan. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan Marjoko Santoso, menghimbau kepada masyarakat Dumai untuk meningkatkan gerakan 3 M yaitu Menutup, Menimbun dan Membakar.

"Kondisi cuaca yang tak menentu ini tentu berdampak pada penurunan ketahanan fisik. Maka dari itu kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih (PHBS) sehingga terhindari dari penyakit DBD," himbaunya, Rabu (30/10/13).

Berikut ini adalah Gerakan 3M Pencegahan Demam Berdarah Menutup, tutuplah rapat-rapat bak mandi, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang di dalamnya, karna nyamuk senang menetas di air bersih yang menggenang.

"Menguras kuraslah bak mandi, minimal 1 minggu sekali, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang didalamnya. Menimbun, timbun kaleng atau wadah kosong yang berisi air ke dalam tanah, agar nyamuk tidak menemukan tempat untuk bertelur," katanya.

Dijelaskannya gejala awalnya DBD bisa demam tinggi mendadak yang berlangsung sepanjang hari, menggigil, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung, bahkan kadang disertai adanya tanda perdarahan.

Ia menambahkan, masa inkubasi demam berdarah berlangsung 3 sampai 14 hari, tetapi pada umumnya 4 hingga 7 hari. Selain itu, dalam hal ini pengobatan hanya bersifat simtomatis dan suportif.

“Oleh karena itu, kita harus menggalakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan teknik 3M Plus, terutama di musim penghujan dan pancaroba. Karena air hujan dapat meningkatkan ketersediaan breeding places vektor,sehingga seringkali menimbulkan perkembangan nyamuk yang cukup siginifikan”,katanya.

Selain 3 M, Diskes juga sudah mengerahkan seluruh kader setiap kelurahan untuk menyebarkan bubuk Abate kepada warga. Pihaknya menganjurkan agar warga menyebarkan bubuk abate pada masing-masing penampungan air.

"Selain bubuk abate juga disarankan untuk memelihara ikan laga didalam bak penampungan air karena berguna untuk memakan jentik jentik yanga da di air sehingga menggurangi tingkat perkembang biakan nyamuk," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar