- Home
- Lingkungan
- PT. Kuala Lumpur Kepong Belum Laporan Resmi ke KLH Dumai
OKP Minta Tutup Operasi Perusahaan
PT. Kuala Lumpur Kepong Belum Laporan Resmi ke KLH Dumai
Kamis, 06 Agustus 2015 07:46 WIB
DUMAI - Perusahaan PT. Kuala Lumpur Kepong (KLK) yang beroperasi di Kawasan Industri PT. Pelabuhan Dumai, rupanya belum melapor secara resmi masalah tumpahan minyak yang meluber dari Kapal WIN I yang merupakan kapal sewaan perusahaan tersebut.
Penuturan resmi ini setelah hasil cross cek beberapa organiasi yang terdiri dari KNPI, GMKI, BM PAN, Pemuda Pancasila mendatangi Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Dumai, Rabu (5/8/15).
"Hasil konfirmasi dengan pejabat di KLH Dumai, perusahaan hanya melapor via telpon saja, tidak melapor secara tertulis resmi," kata Tengku Hidayat, menirukan penjelasan dari Yan Alfat, pejabat KLH Dumai.
Untuk kembali memastikan lapor atau belumnya perusahaan KLK Dumai itu, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Bambang, menghungi Sekretaris KNPI Dumai Ahmad Khadafi, bahwa perusahaan tersebut hanya malapor secara lisan saja.
"Memang sudah ada lapor mereka, tapi secara lisan," jelasnya kepada Sekretaris KNPI Dumai sembari didengarkan oleh beberapa organisasi lainnya yang ikut mengawal masalah pencemaran laut Dumai ini oleh perusahaan KLK Dumai.
Menanggapi persoalan ini beberapa organiasi yang terdiri dari KNPI, GMKI, Pemuda Pancasila, BM PAN, mendesak kepada Pemerintah Kota Dumai untuk segera menutup operasional perusahaan asal Malaysia tersebut di Kota Dumai.
Pasalnya, perusahaan yang bergerak di pengolahan Crude Palm Oil (CPO) tersebut kerap melakukan permasalah yang sama. Selain itu, oknum pejabat di perusahaan KLK Dumai sudah berani melecehkan martabat bangsa Indonesia di momen peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Tutup saja perusahaan itu. Dia tidak memberikan kontribusi apa-apa kepada masyarakat, malah dengan hadirnya perusahaan itu di Kota Dumai jadi biang masalah saja. Contohnya sudah banyak persoalan telah terjadi, mulai dari Pelecehan Bendera Merah Putih hingga pencemaran lingkungan di Kota Dumai," jelas.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
Pergerakan Harga Minyak Sawit Dunia Mengalami Fluktuasi pada Awal Februari 2026
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Minyak CPO Milik PT Kreasijaya Adhikarya Tumpah ke Laut Dumai
-
Ekbis
Harga CPO Anjlok, Harga Buah Kelapa Sawit Ikut Rontok
-
Ekbis
PTPN V Raup Rp168,8 Miliar dari Sertifikasi ISCC dan RSPO
-
Ekbis
Sepekan Kedepan Harga Sawit Rp2.730 Perkilogram di Riau

