• Home
  • Lingkungan
  • Pasang Keling Melanda, Masyarakat Jalan Cempedak Dumai Blokir Jalan

Pasang Keling Melanda, Masyarakat Jalan Cempedak Dumai Blokir Jalan

Senin, 19 September 2016 20:54 WIB
BLOKIR JALAN CEMPEDAK: Masyarakat yang tinggal di Jalan Cempedak memblokir jalan dengan tanda darurat seperti kursi dan kayu broti. Langkah ini untuk memberitahukan kepada pengguna jalan bahwa banjir pasang laut cukup dalam dan membahayakan pengendara.
DUMAI - Pasang keling atau sering disebut banjir air pasang laut membuat masyarakat yang berada di sepanjang Jalan Cempedak, Kelurahan Rimba Sekampung, memblokir jalan raya dengan kursi.

Maksud dan tujuan masyarakat setempat merupakan sebagai antisipasi bagi pengendara sepeda motor maupun roda empat yang melintas di jalan Cempedak, karena posisinya tengah terendam banjir pasang laut.

Pantauan media ini, Senin (19/9/16) bahwa masyarakat pengguna jalan Cempedak harus berhati-hati ketika melintasinya. Mengingat kendalam banjir cukup membahayakan bagi pengendara kendaraan terutama sepeda motor.

"Air laut yang mengandung garam ini tidak boleh terkena plat kendaraan seperti bodi mobil ataupun mesin karena dapat berdampak korosit atau timbulnya karat. Selain itu ini sebagai langkah waspada kepada pengendara," kata Randi.

Dia menyarankan kepada pengendara yang melintas di Jalan Cempedak harus menghindari kawasan yang terkena banjir pasang laut. Dengan adanya pemasangan rambu-rambu darurat ini bisa mengurungkan niat para pengguna jalan.

"Masyarakat memasang tanda darurat ini bertanda banjir sangat dalam dan bisa membahayakan pengendara itu sendiri. Makanya kami imbau agar tidak melintas di Jalan Cempedak," imbau Randi, kepada masyarakat.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Banjir
Komentar