• Home
  • Lingkungan
  • Petugas Damkar Meranti Belum Dilengkapi Alat Keselamatan Standar

Petugas Damkar Meranti Belum Dilengkapi Alat Keselamatan Standar

Selasa, 12 Juli 2016 16:59 WIB
MERANTI - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sangat rentan dengan risiko keselamatan jiwa, sementara petugas damkar di Kabupaten Kepulauan Meranti belum dilengkapi peralatan keselamatan standar, seperti baju anti api, helm safety, sarung tangan, masker dan sepatu.

Kondisi itu diakui Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, ditemui wartawan saat memantau upaya pemadaman api di Jalan Jumpul, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Senin (11/7/2016).

Dikatakannya, risiko setiap terjadinya peristiwa kebakaran sangat disadari oleh para petugas, namun karena keterbatasan anggaran untuk melengkapi alat keselamatan dalam tugas penyelamatan itu, mau tidak mau harus tetap dilaksanakan dengan peralatan seadanya.

"Anggaran kita sangat terbatas, sejak aku di BPBD memang belum ada alokasi dana untuk pengadaan peralatan itu. Peralatan khusus untuk pemadaman api saat ini, seperti mesin pompa dan selang air berasal dari bantuan BNPB yang diminta beberapa waktu lalu," kata Edy.

Diakuinya, seluruh Petugas Damkar memang mesti dilengkapi alat keselamatan diri yang memadai, sedangkan hingga saat ini fasilitas yang pernah dianggarkan pengadaannya dari APBD Kepulauan Meranti baru satu unit mobil pemadam kebakaran saja.

"Dua unit mobil damkar yang ada saat ini sudah lama usianya. Satu unit dari hibah Pemda Bengkalis dulu. Idealnya kita sudah punya empat unit dengan jumlah personil yang memadai. Seperti sekarang kita kerahkan semua, bagaimana kalau kebakaran juga terjadi di tempat lain," ujarnya.

(rdk/mc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar