• Home
  • Lingkungan
  • Program Restorasi Gambut Mampu Perbaiki Ekosistem di Meranti

Program Restorasi Gambut Mampu Perbaiki Ekosistem di Meranti

Senin, 31 Oktober 2016 17:55 WIB
MERANTI - Program restorasi lahan gambut oleh pemerintah pusat diharapkan mampu membawa perbaikan ekosistem alam di Kepulauan Meranti. Disamping itu, program itu juga diharapkan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

Harapan itu disampikan Wabup Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim, dalam sambutannya saat membuka sosialisasi restorasi lahan gambut tahun 2016, di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Jalan Dorak Selatpanjang, belum lama ini.

Wabup mengatakan, Kepulauan Meranti adalah salah satu daerah pemilik gambut terbesar di Indonesia. Dengan adanya program restorasi gabut, seluruh masalah di lahan gambut mesti teratasi dengan baik, seperti kebakaran lahan dan hutan, serta banjir.

Menurutnya, tanah gambut yang ada di Kepulauan Meranti perlu dibuat sekat kanal agar tetap basah oleh resapan air. Selain cocok ditanam sagu, cocok juga ditanam bibit kayu geronggang, bibit kayu meranti dan bibit kayu punak.

"Sehingga kedepannya Kabupaten Kepulauan Meranti punya potensi yang kaya akan kayu dan sagu di seluruh indonesia, yang sangat menguntungkan bagi masyarakat setempat," ujarnya.

Deputi Bidang Edukasi, Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG), Myrna A Safitri, pada sosialisasi itu mengatakan, pihaknya juga membutuhkan masukan tentang kondisi tanah gambut di Kepulauan Meranti.

Program restorasi lahan gambut, jelasnya, merupakan program pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo untuk melestarikan lingkungan hidup dan memperbaiki ekosistem alam di tanah gambut.

"Program ini ada di 7 Provinsi dan 4 Kabupaten yang salah satunya Kabupaten Kepulauan Meranti. Kami bertanggungjawab atas kerja sesuai dengan aturan dan prosedurnya," kata Myrna.

(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar