Tumpahan CPO PT IBP Bencana Terbesar di Indonesia

Selasa, 18 November 2014 14:02 WIB
Ribuan ton minyak setengah jadi terbuang ke selokan dan mengalir ke laut. Minyak mentah tersebut juga tumpah hingga merendam pemukiman masyarakat.
DUMAI : Tumpahan minyak CPO milik perusahaan PT. Inti Benua Perkasatama merupakan bencana terbesar di Negara Indonesia selama ini. Betapa tidaknya, jumlah minyak yang membanjiri lingkungan itu jumlahnya mencapai 6000 ribu ton.

Sontak kejadian yang terjadi di Kecamatan Sungai Sembilan, Ahad kemarin itu mendapat sorotan dari beberbagai pihak. Baik itu dari kalangan DPRD Kota Dumai, Badan Lingkungan Hidup Provinsi Riau dan Menteri Lingkungan dan Kehutanan RI Siti Nurbaya.

DPRD Kota Dumai sendiri sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi tumpahnya minyak CPO milik PT IBP di Kelurahan Lubug Gaung tersebut. Dari hasil peninjauan itu, pihak dewan menegaskan perusahaan PT IBP belum mematuhi dokumen Analisa dampak lingkungan (Amdal) dan SOP.

Kemudian, dewan meminta proses sistem SOP keselamatan akan pembangunan dan keberadaan tangki yang beroperasi di PT IBP Kota Dumai saat ini, demi untuk pencegahan lingkungan dan keselamatan pekerja. 

Ketua DPRD Gusri Efendi, menegaskan kepada pihak perusahaan PT IBP agar masalah ini menjadi perhatian khusus dan dilakukan tindakan SOP dapat diikuti dan dijalankan kedepannya.

"Perusahaan masih melanggar SOP dan dinilai proses antisipasi keselamatan yang dilakukan masih minim dan hal ini agar dapat menjadi panutan pihak perusahaan agar benar-benar melakukan tindakan," ungkapnya.

DPRD Kota Dumai sendiri juga menilai tindakan standar operasional prosedur (SOP) PT Inti Benua Perkasatama (IBP) diarael tangki dalam Banwol (Dinding Tembok Tangki) nya masih lemah dan tidak standar layaknya operasional perusahaan pengolah minyak kelapa sawit.

Dalam pengamatan hasil tinjauan DPRD Dumai dilokasi areal PT IBP di Lubuk Gaung, melihat jarak tangki yang ada dan Banwolnya belum banyak dipasang dan jaraknya antar tangki satu dan tangki lainnya masih berdekatan serta dinilai sangat membahayakan.

Sementara, Selasa (18/11/14) siang rombongan Menteri Lingkungan dan Kehutanan RI Siti Nurbaya didamping Plt Gubri Andi Rahman berserta jajaran Mabes Polri, sudah mendarat di Bandara Pinang Kampai, menggunakan pesawat helikopter.

Kendatangan itu secara langsung disambut Sekretaris Kota Dumai Said Mustafa bersama jajaran Forkompinda Kota Dumai. Kedatangan ke Dumai sendiri, Menhut LH dan Plt Gubri akan melakukan rapat persiapan dalam penanganan Karhutla di Kota Dumai.

Selain itu juga, Menhut LH Siti Nurbaya bersama Plt Gubri Andi Rahman, juga akan mengunjungi lokasi insiden tumpahan CPO milik PT. Inti Benua Perkasatama di Kelurahan Lubug Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Sebab, insiden ini musibah besar yang terjadi di Indonesia.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar