• Home
  • Maritim
  • KSOP Dumai Ambil Tindakan Efektif Soal Tumpahan Minyak PT Nagamas

KSOP Dumai Ambil Tindakan Efektif Soal Tumpahan Minyak PT Nagamas

Hadi Pramono Senin, 31 Juli 2017 16:12 WIB
Kepala KSOP Kelas I Dumai, Capt. Jonggung Sitorus, MM.
DUMAI - Menindaklanjuti tumpahan puluhan ton minyak jenis stearin milik PT Nagamas Palmoil Lestari di kawasan Pelabuhan Dumai mendapat tanggapan serius dari Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai.

Dalam keterangan resminya, Kepala KSOP Dumai Capt. Jonggung Sitorus, MM bakal mengambil langkah efektif terhadap insiden tumpahan minyak oleh perusahaan kelompoknya Permata Hijau Group tersebut di Laut Dumai.

"KSOP Dumai selaku otoritas pelabuhan akan mengambil langkah-langkah yang efektif untuk mencegah terulangnya kejadian yang sama dikemudian hari," jelas pimpinan KSOP Dumai yang baru ini melalui telpon selulernya, Senin (31/7/17).

Langkah pertama, pihaknya memastikan TUKS Nagamas dan lainnya apakah sudah memenuhi ketentuan PM.56 yaitu menyediakan peralatan penanggulangan pencemaran lengkap dengan SDM yang kompeten.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memastikan seluruh TUKS Nagamas dan lainnya dilengkapi dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kemudian KSOP Dumai akan membentuk Tim penanggulangan pencemaran lokal.

"Kita akan membentuk Tim lokal di Pelabuhan Dumai dengan beranggotakan Pelindo, Pemko Dumai serta instansi terkait lainnya," jelas Jonggung, yang saat ini sedang berada di Jakarta menghadiri rapat bersama Kementerian Perhubungan RI.

Selanjutnya, untuk semua hal diatas KSOP Dumai akan mengundang semua pihak yang terkait untuk rapat secepatnya dan dimohon kehadiran semua pihak untuk dapat bersama-sama merumuskan penyelesaian permasalahan pencemaran.

"Saya tidak ingin kejadian seperti ini terus-terusan berulang terjadi di Pelabuhan Dumai. Maka kami mengambil langkah cepat dengan cara menggundang semua pihak untuk menyelesaikannya," tegas Jonggung Sitorus.

Massa Aksi Peduli Lingkungan Demo PT Nagamas

Sebagai data pendukung, Pasca tumpah puluhan ton minyak jenis stearin milik PT Nagamas Palmoil Lestari di Laut Dumai nampaknya berbuntut panjang. 

Puluhan massa mendemo anak perusahaan Permata Hijau Group tersebut di Kawasan Industri Pelindo I Cabang Dumai, Senin (31/7/17) siang. 

Massa berbagai elemen itu menyampaikan tiga tuntutan. Pertama, Pemerintah dan instansi terkait meninjau ulang Amdal perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari. 

Kedua, Tutup dan Cabut izin PT Nagamas Palmoil Lestari. Ketiga, Perusahaan harus bertanggungjawab atas kelalaian.

Penegasan ini disampaikan Kordinator Lapangan Aksi Peduli Lingkungan Dumai, Rahmad saat menyampaikan orasinya di depan perusahaan PT Nagamas Palmoil Lestari.

"Sudah berkali-kali perusahaan ini melakukan tumpahan minyak, tapi sanksi tegas dari pemerintah tidak ada. Maka dari itu kami meminta pemerintah menutup dan mencabut izin PT Nagamas Palmoil Lestari," tegas Rahmad, di ujung alat pengeras suara.

Hingga berita ini diturunkan puluhan massa dari Aksi Penduli Lingkungan Dumai masih melaksanakan ujuk rasa. Sejumlah pejabat tampak hadiri menemui massa yang menggelar aksi. 

Diantaranya Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin, SH, Pejabat KSOP Dumai dan pejabat lainnya.

(adi/adi)
Tags
Komentar
Berita Terkait