Pemkab Meranti Kembangkan Bibit Unggul Tanaman Sagu
Senin, 16 Desember 2013 15:03 WIB
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan mulai mengembangkan bibit unggul tanaman sagu. Pengembangan bibit kualitas terbaik itu dilakukan sejalan dengan telah diterimanya Surat Keputusan (SK) pelepasan varietas sagu unggul Kepulauan Meranti dari Kementerian Pertanian RI.
Asisten bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Suhendri MSi, yang mewakili Bupati saat penerimaan SK pelepasan varietas sagu dari Wakil Menteri Pertanian, DR Rusman Heryawan MA, di Agrowisata Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini mengatakan, keluarnya SK tersebut berdasarkan hasil uji dalam sidang oleh Kementan RI.
“SK itu merupakan bentuk kepercayaan dari Pemerintah Pusat dan sekaligus beban tugas untuk mengembangkan kualitas tanaman sagu di Kepulauan Meranti. Varietas unggul sagu yang akan diluncurkan nantinya berperan untuk meningkatkan produksi dan mutu sagu,” kata Suhendri.
Dikatakannya, berdasarkan hasil pengujian, tanaman sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti mempunyai keunggulan dalam hal kandungan karbohidrat, protein, lemak, abu dan serat kasar. Sehingga membuat sagu yang ada di daerah ini menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
“Oleh karena itu nantinya Pemkab Kepulauan Meranti akan membuat kebun bibit unggul bagi tanaman sagu ini. Sehingga dengan demikian dapat menghasilkan tanaman sagu yang lebih produkstif dan berkualitas,” ujarnya.
Program pembangunan bibit unggul sagu, nantinya akan dilaksanakan diatas lahan seluas 30 hektar. Dari kebun tersebut akan dianakkan bibit-bibit tanaman sagu terbaik. “Jadi masyarakat yang memiliki kebun sagu bisa memanfaatkan bibit unggul itu untuk meningkatkan produksi tanaman sagunya,” ungkapnya.
Menurutnya, pengembangan perkebunan sagu unggul ini sudah masuk menjadi prioritas Pemkab Kepulauan Meranti. “Pengembangan perkebunan sagu telah dilakukan melalui Satker terkait, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Strategis (Renstra) bidang perkebunan,” terangnya.***(Sawal/moc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal
-
Sosial
Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Perkuat Harmoni dan Persatuan
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Ekbis
Hari Buruh Internasional 2026, Prabowo Resmikan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan

