• Home
  • Nasional
  • ARB Buka Pintu Islah Tapi Tak Batalkan Munas di Bali

ARB Buka Pintu Islah Tapi Tak Batalkan Munas di Bali

Minggu, 30 November 2014 18:38 WIB
Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie bersama Akbar Tandjung memberikan keterangan pers terkait Munas ke-7 Partai Golkar di Jakarta, Selasa (25/11/2014). Foto: ANTARA FOTO/Rifki Saputra
NUSA DUA : Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau ARB, membantah masih berambisi ingin menjadi Ketua Umum. Dia kembali maju menjadi calon Ketua Umum karena didorong kader dan pengurus Golkar se-Indonesia.

"Saya tidak ingin maju. Saya diminta kembali memimpin Golkar," kata ARB di arena Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, Minggu, 30 November 2014.

Dia mengatakan membuka pintu islah atau perdamaian kepada sejumlah kader yang keliru arah. Namun islah tak berarti membatalkan Munas di Bali. Soalnya penyelenggaraan Munas di pulau dewata itu adalah hasil keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas), bukan kehendak pribadi.

"Rapimnas itu bukan keputusan saya. Itu keputusan lembaga tertinggi Partai Golkar setelah Munas," katanya. (Baca Juga : Kandidat Ketum Golkar Harus Didukung Minimal 30 Persen DPD)

Jika ada pihak yang ingin menganulir keputusan Rapimnas, ARB menyarankan dilakukan secara konstitusional. Di antaranya, bisa diubah melalui Rapimnas atau Munas.

Dia membantah potensi terjadi kericuhan pada Munas IX yang digelar pada 30 November hingga 3 Desember 2014. "Ada tentara, ada polisi. Mereka yang menjamin. Masak saya yang menjamin," katanya.

Tak pernah ajukan diri

ARB sebelumnya mengungkapkan beberapa hal seputar penyelenggaraan Munas melalui akun resmi Twitter-nya, Minggu, 30 November 2014. Dia membantah seluruh tuduhan bahwa dia menghalalkan segala cara untuk kembali menjadi Ketua Umum, termasuk mengubah aturan agar menguntungkannya.

"Sebab saya tidak pernah ajukan diri atau berkampanye jadi Ketum (Ketua Umum) kembali. Namun semua DPD I dan lebih dari 3/4 (tiga per empat) DPD II, juga 7 dari 10 ormas/sayap minta saya untuk kembali memimpin Golkar. Maka saya akhirnya menerima permintaan tersebut," katanya.

(ren/vvc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Nasional
Komentar