KBRI Carikan Pengacara Kelurkan 16 WNI Ditahan Bos Judi Kamboja
Minggu, 17 Mei 2015 12:36 WIB
JAKARTA - KBRI Phnom Penh akan mencarian pengacara untuk mendampingi 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan bos perusahaan judi Dailong Company Limited di Kamboja. Proses hukum untuk 16 WNI itu akan dimulai Senin (17/5/2015) besok.
"Sejak dua hari yang lalu, ke-16 WNI telah ditempatkan di Grand Dragon Hotel," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhamad Iqbal, dalam pesan tertulisnya kepada Sindonews, Sabtu (16/5/2015).
Menurutnya, pihak KBRI Phnom Penh sudah mendapatkan akses untuk bertemu ke-16 WNI tersebut. "Hari Jumat lalu wakil keluarga dan pemerintah daerah (asal 16 WNI) datang ke Kemlu untuk menyampaikan pengaduan," lanjut Iqbal."Yang jelas ini bukan kasus penyanderaan dan bukan kasus perdagangan manusia."
Ihwal ditahannya 16 WNI oleh bos perusahaan judi di Kamboja bermula ketika seorang warga bernama Jefri Sun asal Meranti, Provinsi Riau, mengajak 16 WNI asal Riau bekerja di Kamboja pada Februari 2015. Mereka masuk wilayah Kamboja dari Meranti kemudian ke Batam dan menyeberang ke Singapura. Setelah sampai Singapura, mereka lantas masuk ke Kamboja.
Namun, bukannya bekerja 16 WNI itu justru ditahan di perusahaan judi itu. Musababnya, Jefri yang mengajak 16 WNI itu diduga melarikan uang perusahaan sekitar Rp2,1 miliar. Pihak perusahaan menahan 16 WNI karena curiga mereka anak buah Jefri.
Ke-16 WNI itu adalah Handy, Hendra, Sukandi, Rusdy Yanto, Candra Lim, Winson Fernandho, Yanto, Teddy, Sedi, Edy, Toni, Suandi Sofyan, Yang Yang, Johny, Ade Hengky Putra dan Ade Gusrianto.
Source: sindonews.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk
-
Hukrim
Polisi Tangkap Tahanan Kabur saat Jualan Narkoba di Duri
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Polda Riau Tangkap Buruh Bulog saat Transaksi 15 Kilogram Daun Ganja
-
Hukrim
Kepolisian di Riau Lakukan Patroli Skala Besar Antisipasi Teror
-
Hukrim
Arahan Dirlantas Polda Riau Atasi Arus Balik dari Sumbar

