• Home
  • Nasional
  • Siti Nurbaya Apresiasi Koorporasi di Riau Aktif Cegah Karhutla

Siti Nurbaya Apresiasi Koorporasi di Riau Aktif Cegah Karhutla

Selasa, 03 Maret 2015 17:43 WIB
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, mengatakan selama ini kerjasama yang terjalin antara koorporasi, aparat pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Riau semakin baik. 

Meski demikian, kewaspadaan tetap harus dibangun mengingat ancaman kebakaran belum sepenuhnya bisa diprediksi sampai kapan."Bagus. Kerjasama koorporasi seperti di Riau, dengan pasukan Manggala Agni, aparatur di daerah dan masyarakat untuk pengendalian kebakaran semakin baik," kata Siti Nurbaya di sela Rapat Kerja Kementerian LHK di Jakarta.

Politisi Partai NasDem ini, kembali mengingatkan agar setiap perusahaan harus memiliki SDM dan peralatan yang memadai untuk pengendalian kebakaran. Selain itu juga, meminta perusahaan mengidentifikasi areal yang berpotensi konflik dan terdapat aktivitas masyarakat yang bisa mengakibatkan kebakaran.

"Perusahaan bisa menggandeng masyarakat dengan pola kemitraan agar kebakaran bisa dicegah," sebutnya.

Sebelumnya, Siti Nurbaya, sudah menginstruksikan agar koorporasi mengambil langkah lebih luas dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan serta meminta agar koorporasi tidak hanya menjaga konsesinya tetapi juga ikut membantu pencegahan kebakaran di luar wilayah kerjanya.

"Instruksi ini kita harapkan berdampak pada tercapainya target bebas kebakaran skala besat tahun ini. Mengingat berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG), iklim Indonesia bakal dipengaruhi el nino lemah, sampai Juni 2015, yang berdampak pada rendahnya intensitas dan frekuensi hujan di banding tahun lalu," jelasnya.

Untuk itu, upaya pengendalian kebakaran, pintanya, tidak boleh mengendur. Sejumlah provinsi juga masuk daftar sebagai prioritas untuk pengendalian kebakaran yaitu Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Riau.

Sementara itu Presiden Direktur Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Tony Wenas, menyatakan perusahaan RAAP telah bekerja sama dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait dalam membantu pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan di Riau.

"Kami sudah membantu memadamkan api di area masyarakat pada 25 Februari lalu, di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis. Perusahaan mengerahkan 2 heli untuk melakukan 30 sorti water booming dan api sudah berhasil dipadamkan," kata Tony.

Tony menyebutkan, pihak PT RAPP memiliki Pusat Komando untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan yang siap merespon potensi timbulnya api di seluruh HTI perusahaan dan lahan masyarakat di sekitar konsesinya. 

Upaya pengendalian termasuk pemantauan di darat dan udara, termasuk memonitor titik panas dengan satelit yang dikaitkan dengan teknologi FDRS (Fire Danger Rating System) guna memitigasi dan mendeteksi sedini mungkin bahaya kebakaran lahan.

Dia menambahkan, perusahaan akan meningkatkan cadangan air di kanal dengan mengatur tata kelola air yang menggunakan teknologi ekohidro guna pencegahan awal. 

"Disamping itu juga perusahaan juga menyiagakan 700 Tim Reaksi Cepat Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran termasuk 630 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA)," ungkapnya.

(jor/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Nasional
Komentar