• Home
  • Olahraga
  • KONI Dumai Dituding Tak Konsisten Persiapan Porprov Riau

KONI Dumai Dituding Tak Konsisten Persiapan Porprov Riau

Kamis, 02 Oktober 2014 19:18 WIB
DUMAI - Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Dumai terkesan tidak konsisten dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau VIII. Buktinya, ada 2 cabang olahraga (Cabor) yang sebelumnya tidak diikutsertakan akhirnya ikut bertarung dalam event tingkat provinsi tersebut. 

Seperti diketahui pada batas pendaftaran entry by nomber 20 September 2014, KONI Dumai tidak mengikut sertakan Cabang olahraga (Cabor) Bulu Tangkis dan Karate pada Porprov Riau VIII, karena terjadi permasalah antara Pengcab PBSI Dumai dan KONI, begitu juga dengan Pengcab Karate.

Permasalah antara PBSI dan KONI Dumai yakni Pengcab PBSI menilai KONI telah melangkahi kewenangan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Dumai dalam hal perekrutan pemain serta pelatih yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Riau.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Dumai, DR Sugiarto, MM kepada media ini, Kamis (2/10/14). 

Dikatakannya, sikap yang ditunjukkan tersebut sangat jauh dari kesan profesional arogansi KONI Kota Dumai. Pasalnya, kewenangan perekrutan pemain serta pelatih itu idealnya merupakan wilayah kerja PBSI Dumai. 

"KONI sepertinya ingin menunjukkan arogansinya. Mereka melakukan perekrutan pemain dan pelatih tanpa setahu PBSI. Padahal kami yang melakukan pembinaan selama ini," ungkap Ketua PBSI Dumai.

Sebelumnya Zamzibar, selaku seretaris Harian KONI Dumai, pernah mengungkapkan kepada wartawan, kalau KONI tidak akan mengikut serta cabor yang tidak mengikuti sistim yang telah di buat oleh KONI Dumai.

"Kita membuat sistim penunjukan atlet dan pelatih,dan kita test seluruh atlet dan melalui fit and propertes,dan jika tidak layak ikut dan jika tidak memenuhi standar tidak kita berangkatkan, dan KONI Akan komit dengan sisitim yang ada," ungkap Zambibar.

Ditambahkannya, untuk cabor Bulutangkis sudah pasti tidak diberangkatkan karena pengcab tetap menginginkan pelatih yang sudah 7 kali menjadi pelatih selama pelaksanaan Porprov, sementara sistim di KONI sendiri menginginkan perubahan.

Pada kenyataannya menjelang pelaksanaan Porprov Riau yang tinggal 2 minggu lagi, KONI Dumai akhirnya mengikut sertakan cabor Bulutangkis dan telah  mendaftarkan 7 atlet Bulutangkis Dumai, terdiri dari 4 atlet putra dan 3 atlet putri dan satu orang pelatih.

Ketua Bidang BimPres KONI Dumai Yacob Yahya, saat dikonfirmasi di kantor KONI Dumai mengatakan, bahwa KONI memang telah mendaftarkan atlet Bulutangkis untuk Porprov Riau. Lanjutnya, semua data atlet sudah di daftar ke panitia Porprov Riau.

"Sebelumnya memang kita tidak mengikut serta cabor Bulutangkis, karena permasalah penunjukan atlet dan pelatih tidak sesuai sistim yang di buat KONI, namun mengingat keseluruhan permasalah PBSI Dumai dengan KONI telah diselesaikan maka kita memberangkatkan," katanya.

"Kita telah berkoordinasi juga dengan panitia Porprov Riau, serta telah mendapat memo dari Pencab PBSI Prov Riau, bahwa Dumai wajib mendaftarkan atlet Bulutangkisnya pada ajang Proprov ini," ungkap Yacob Yahya. 

Sementara mengenai Cabor Karate sendiri, katanya, untuk saat ini juga akan didaftarkan, dan KONI Dumai sendiri tengah menunggu data atlet yang akan dikirim pada ajang helat olahraga tingkat Provinsi Riau tersebut. (dek)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Olahraga
Komentar