• Home
  • Sosial
  • Disnakkanla: Dumai Butuh 2 Ribu Ekor Sapi Kurban

Disnakkanla: Dumai Butuh 2 Ribu Ekor Sapi Kurban

Kamis, 02 Oktober 2014 19:20 WIB
DUMAI - Menghadapi Hari Raya Idul Adha pada tahun 2014 ini, Kota Dumai memerlukan sekitar 2.000 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan kurban di setiap masjid, mushalla dan organisasi kemasyarakatan lainnya. 

Dari 2000 ekor kebutuhan sapi kurban pada tahun ini, Kota Dumai hanya bisa memenuhi kebutuhan sekitar 15 persen atau sekitar 250 ekor sedangkan kekurangan lainnya akan di pasok dari luar daereh kota Dumai seperti Lampung dan Sumatera Barat.

Terkait dengan di pasokannya hewan kurban dari luar kota Dumai, tentunya sapi yang didatangkan harus memiliki sertifikasi nota bene dalam kondisi sehat dan tidak terkena penyakit berbahaya seperti antrak dan lainnya.

Dengan ini pula Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) kota Dumai mengingatkan kepada agen pemasok sapi untuk selalu menjaga kesehatan sapi sebelum akhirnya dijual kepada masyarakat yang hendak berkurban.

"Selain menghimbau, kita juga melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban yang datang dari luar daerah. Kebijakan ini diambil untuk mewaspadai berbagai penyakit yang dapat menyerang hewan ternak maupun manusia," kata Kadisnakkanla Dumai Syafrizal, Kamis (2/10).

Berhubungan kebutuhan herwan kurban 2104 yang meningkat serta sapi yang dipasok dari luar daerah kota Dumai, Disnakanla kota Dumai membuat kebijakan bahwa hewan kurban yang di pasokan ke Dumai mesti memiliki surat yang dikeluarkan oleh Dinas Peternakan atau instansi terkait.

"Dalam hal ini pula jika sapi-sapi kurban ini tidak memiliki surat keterangan dari daerah asal seperti Lampung dan Sumatera Barat maka hewan kurban tersebut akan ditolak dan melarang sapi tersebut diperjual belikan untuk kebutuhan kurban di kota Dumai," katanya.

Sedangkan sapi-sapi yang berasal dari luar daerah sampai ke lokasi penampungan kota Dumai, maka tim yang diturunkan dari pra Idul Adha hingga pada hari Idul Adha akan datang yang berjumlah sekitar 50 orang akan melakukan pemeriksaan sapi tersebut. 

"Jikalau hewan ternak tersebut dalam kondisi sehat, maka Disnakanla kota Dumai  akan memasang panning yang memberi sinyal sapi tersebut sehat dan layak menjadi sapi kurban. Dan kalau tidak sehat, maka dilarang diperjual belikan dan agen mesti membawa pulang sapi-sapi tersebut," jelasnya.

Sementra itu juga tingkat kebutuhan sapi kurban pada tahun 2014 ini mengalami peningkatan harga dari tahun sebelumnya terkait dengan hal ini pula kepala dinas Disnakanla kota dumai Syafrizal mengatakan.

"Sapi yang masuk harus sangat dipastikan kesehatannya, karena jika tidak akan berakibat pada kesehatan hewan ternak lainnya, dan pada masyarakat yang akan mengkonsumsinya," bebernya kepada media ini.

Berhubungan dengan  sapi-sapi kurban pada hari raya Idul Adha 2014 ini, Disnakanla juga telah mensosialisasikan terkait sapi sehat dan layak untuk kurban tersebut kepada 30 calon panitia kurban. 

Tidak hanya itu, Disnakanla juga telah menyurati PMD Kota Dumai untuk menyampaikan kepada para mubaligh terkait tata cara penyembelihan, memilih sapi dan tidak membeli sapi yang sakit.

“Sosialisasi ini dilakukan agar sapi-sapi yang akan dikurbankan pada Idul Adha mendatang merupakan sapi-sapi pilihan, dan disembelih dengan cara yang benar dan tepat, sehingga kita mendapatkan hikmah dari hari raya Idul Adha itu sendiri,” tutupnya. 

Pemko Bantu 38 Ekor Hewan Kurban

Pemerintah Kota (Pemko) Dumai memberi bantuan sebanyak 38 ekor hewan kurban sapi ke sejumlah masjid dan musala di Dumai untuk dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha 1435 H/2014M yang jatuh pada Minggu (5/10/2014) mendatang. 

Bantuan yang diberikan wujud kepedulian pemko kepada masyarakat yang membutuhkan.  Bantuan hewan kuran secara simbolis diserahkan Walikota Dumai, H Khairul Anwar. 

"Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,  semoga apa yang kita lakukan mendapat balasan dari Allah SWT," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H Asnam, di kantornya, Kota Dumai. 

Terkait prosedur penyaluran bantuan hewan kurban ke masjid dan musala, kata Asnam, sebelumnya masjid dan mushalla mengajukan proposal permohonan bantuan hewan kurban yang ditujukan ke Bagian Kesra Setdako Dumai.
 
"Setelah proposal kita terima, tim akan melakukan verifikasi. bagi masjid dan musala yang sudah mendapat bantuan pada safari Ramadhan lalu tidak lagi diberi bantuan sapi kurban. Bantuan hanya diserahkan kepada masjid dan musala yang belum mendapat bantuan pemko tahun ini," terangnya. 
 
Asnam mengatakan, untuk bantuan ini, Bagian Kesra akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta dan dilelang melalui  Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). (via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar