KONI Kaget Ada Indikasi Money Politic pada Pemilihan Ketua PBVSI Riau
Rabu, 31 Desember 2014 18:17 WIB
PEKANBARU : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau dibuat kaget dengan adanya dugaan Money Politic (politik uang) saat pemilihan ketua baru Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Riau yang dilaksanakan malam tadi.
"Karena waktu saya membuka acara, hanya ada satu calon ketua, Pak Husni Tamrin. Tapi, saat pemilihan, ada pula dua calon dan itu kabarnya ada dugaan Money Politic pula," kata Edwar Sanger, Kepala Bidang Organisasi KONI Riau kepada wartawan, Rabu (31/12/14).
Ia pun sangat menyayangkan jika dugaan money politic ini memang benar adanya. Apalagi saat pembukaan, ia sudah menyampaikan agar pemilihan dilakukan dengan jiwa yang penuh sportivitas.
"Dalam berita acara yang dilaporkan panitia nantinya, tentu dicantumkan hal yang diindikasikan terjadinya money politic dengan buktinya. Jangan hanya sekedar isu saja. Barulah nanti PB PBVSI yang akan mengambil tindakan selanjutnya," ungkapnya.
Meskipun KONI Riau sebagai induk organisasi oleharaga di Riau, tetapi KONI Riau sebutnya, tidak bisa mengintervensi atau mengambil tindakan terhadap persoalan ini. Hal ini disebabkan, persoalan seperti ini merupakan hak dan kewenangan PB PBVSI.
"Saya pikir ini seharusnya tidak terjadilah yang seperti ini. Inikan olahraga, seharusnya prestasi yang harus kita perjuangkan bersama, mengingat Pekan Olahraga Nasional tahun 2016 semakin dekat," tutupnya.
(ary/ary)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Olahraga
Tema Hari Olahraga Nasional 2025 Adalah Olahraga Satukan Kita
-
Olahraga
Pengurus Provinsi Muaythai Riau Gelar Rapat Kerja
-
Hukrim
Terlibat Narkoba, Polisi Tangkap Seorang ASN Pemprov Riau di Jakarta
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat
-
Traveler
Bupati Bengkalis Ajak Seluruh Komponen Lestrikan Budaya Lokal
-
Hukrim
Tak Mau Dipindahkan, Narapidana Rutan Sialang Bungkuk Mengamuk

