Pembinaan Atlet Sepaktakraw Bengkalis Terus Menurun
Senin, 23 Februari 2015 18:12 WIB
BENGKALIS - Setelah berhasil menelurkan beberapa atlet berprestasi cabang olahraga (cabor) sepaktakraw, bahkan mampu menembus di kancah internasional, sejak empat tahun terakhir pembinaan atlet di Kabupaten Bengkalis seperti semakin terus terpuruk dan seperti putus di tengah jalan.
Selain pembinaan yang 'terseok-seok' sejumlah atlet berprestasi yang ada saat ini, juga lebih memilih berkiprah di luar daerah dibandingkan daerahnya sendiri dengan alasan 'lebih diperhatikan'.
Hal itu diungkapkan salah seorang Pelatih Sepaktakraw Nuryanto beberapa waktu lalu. Dirinya mengaku saat ini pembinaan atlet khusus sepaktakraw sejak empat tahun terakhir memang mengalami penurunan dan berbeda dengan pembinaan atlet sebelumnya.
"Sempat tahun terakhir ini, untuk melakukan pembinaan memang tidak seperti dulu, kami akui terus merosot, karena banyaknya kendala di lapangan seperti bola-bola dan net saja harus dibeli sendiri, tentu saja lama-lama tidak tahan," ungkapnya.
Terkait adanya beberapa kendala di lapangan dalam membina dan membentuk generasi atlet sepaktakraw, telah disampaikan melalui pengurus KONI, namun Nuryanto menyebutkan belum memperoleh penjelasan yang memuaskan.
"Masalah-masalah di lapangan sudah disampaikan ke KONI kecamatan, akan tetapi memang belum jelas arahnya. Saat ini masih ada beberapa calon atlet yang sedang dibina, ya begitu-begitu saja, kalau mereka (calon atlet, red) ingin berhenti mau diapakan, pasrah saja dan kami tidak bisa berbuat lebih banyak," katanya lagi.
Terpisah menanggapi informasi tersebut, Ketua Terpilih KONI Kabupaten Bengkalis Syaukani mengatakan, pihaknya akan berupaya melakukan inventarisir seluruh persoalan-persoalan yang dihadapi masing-masing pengurus kabupaten (Pengkab) olahraga terutama dalam hal pembinaan dan generasi para atlet.
Menurutnya, pembinaan para atlet jangan sampai putus dan harus terus dilakukan, agar putra daerah yang memiliki potensi mampu berkembang dan memajukan olahraga serta mengharumkan daerah ini melalui bidang olahraga.
"Persoalan-persoalan seperti itu akan dilakukan inventarisir, karena KONI inginkan putra daerah sendiri bangkit dan berprestasi untuk mengharumkan daerah. Oleh karena itu, pembinaan atlet harus terus dilakukan," ungkapnya.
(der/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Olahraga
Tema Hari Olahraga Nasional 2025 Adalah Olahraga Satukan Kita
-
Olahraga
Pengurus Provinsi Muaythai Riau Gelar Rapat Kerja
-
Pendidikan
Bupati Amril Prihatin CPNS Guru Garis Depan Minim Anak Bengkalis
-
Hukrim
Waspada, Penipuan Catut Nama Paur Humas Polres Bengkalis
-
Sosial
Plt Sekda Bengkalis Minta ASN Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat
-
Ekbis
Bupati Bengkalis Klaim Pesta Pantai Mampu Majukan Perekonomian Rakyat

