Podium Jerez Jadi Harga Mati buat Valentino Rossi
Kamis, 21 April 2016 09:29 WIB
JEREZ - Valentino Rossi mengusung ambisi besar saat melakoni seri keempat MotoGP di Sirkuit Jerez, Spanyol, akhir pekan ini.
Pembalap Movistar Yamaha ini bertekad meraih hasil maksimal demi membayar hasil buruk di GP Austin, Texas, AS, beberapa waktu lalu.
Rossi harus menelan kekecewaan di Circuit of the Americas (COTA), dua pekan lalu, lantaran terjatuh di pertengahan balapan.
Gagal meraih poin, Rossi pun harus terlempar ke posisi tiga klasemen sementara pembalap dengan koleksi 33 poin.
Dia berada di belakang rekan setimnya Jorge Lorenzo (45) dan pimpinan klasemen sementara Marc Marquez dengan raihan 66 angka.
"Saya tidak beruntung pada balapan di Texas. Austin selalu jadi trek yang menyulitkan buat saya. Sekarang, kami menatap balapan di Jerez, sebuah sirkuit yang saya sukai," ujar Rossi.
"Ini (Jerez) akan jadi balapan yang berbeda dari tiga seri sebelumnya. Kami harus bekerja dengan baik, sama seperti yang kami lakukan di balapan pertama. Kami harus menemukan set-up yang tepat untuk ban (Michelin), dan yang terpenting mencoba untuk meraih podium saat balapan," tandasnya.
Menilik rekam jejaknya, Rossi sudah 20 kali tampil di Sirkuit Jerez sejak memulai debutnya di dunia balap motor pada 1996. Selama kurun waktu tersebut, ia sukses mencatatkan delapan kemenangan dan hanya enam kali gagal naik podium. Bagaimana dengan kali ini?
Lorenzo Janji Takkan Kecewakan Yamaha
Jorge Lorenzo menepis semua tudingan miring yang menyebutnya bakal tampil seadanya di musim ini. Ia berjanji akan tetap memberikan 100 persen kemampuannya untuk Yamaha.
Tudingan tersebut mengemuka usai Lorenzo diumumkan secara resmi bakal membela Ducati mulai musim depan. Pembalap yang memulai debutnya di MotoGP bersama Yamaha pada 2008 ini diikat kontrak selama dua tahun (2017 dan 2018).
"Seperti kalian tahu, saya memiliki tantangan fantastis di depan, tapi untuk saat ini fokus saya masih untuk Yamaha, Jerez dan 15 seri balap di musim ini. Saya akan berupaya dan berjuang untuk kembali jadi juara dunia (MotoGP) untuk kali keempat," tandasnya.
Janji Lorenzo tersebut akan coba diwujudkannya pada MotoGP Jerez, Spanyol, akhir pekan ini. Pembalap 28 tahun tersebut diketahui memiliki rekam jejak yang bagus di Jerez di mana ia sukses meraih lima kemenangan. Rinciannya dua kali di kelas 250cc (2006 dan 2007) dan tiga kali di MotoGP (2010, 2011, dan 2015).
Di musim lalu, Jerez bahkan jadi titik balik kebangkitannya. Lorenzo memenangi empat seri beruntun usai jadi yang terbaik di Jerez.
"Jerez adalah salah satu sirkuit favorit saya, karena lay-outnya yang spesial, juga karena atmosfer penontonnya. Musim lalu, kami berhasil mendapatkan momentum kebangkitan di Jerez setelah awall musim yang sulit. Saya harap, tahun ini kami bisa mengulanginya," lanjutnya.
Musim ini, Lorenzo melakoni tiga seri awal dengan cukup baik. Kendati gagal meraup poin pada seri kedua di GP Argentina karena terjatuh, Lorenzo sukses naik podium di dua seri lainnya; yakni menang di Qatar dan finis di posisi dua pada seri terakhir di Amerika Serikat.
Alhasil, untuk sementara Lorenzo duduk di posisi dua klasemen sementara pembalap dengan koleksi 45 poin, atau tertinggal 21 poin dari pembalap Repsol Honda, Marc Marquez di puncak klasemen.
(crash)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Olahraga
Apa Itu Konsesi MotoGP? Ini Penjelasan Konsesi MotoGP
-
Olahraga
Link Live Streaming MotoGP Portugal 2023, Nonton Gratis Disini!
-
Olahraga
Hasil Kualifikasi MotoGP Portugal 2023, Marc Maequez Pole Position
-
Olahraga
MotoGP Mandalika 2023, Ini Jadwal Balapan di Indonesia
-
Olahraga
Marc Marquez Ungkap Hubungan dengan Valentino Rossi Masih Buruk
-
Olahraga
Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2022

