- Home
- Pendidikan
- 46 Operator dan Kepsek Ikuti Bimtek Dapodikmen Disdik Dumai
46 Operator dan Kepsek Ikuti Bimtek Dapodikmen Disdik Dumai
Kamis, 09 Oktober 2014 14:49 WIB
DUMAI - Usai menggelar Bimtek Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) pada Senin – Rabu (6-8/10) kemarin yang diikuti oleh ratusan operator sekolah untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs, kali ini di gelar Bimtek Data Pokok Pendidikan Menengah (Dapodkmen) yang diperuntukkan bagi operator sekolah tingkat SMA/MA dan SMK serta Kepala Sekolah se-Kota Dumai.
Kegiatan Bimtek Dapodikmen yang diikuti oleh puluhan operator dan kepala sekolah tersebut berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Kamis (9/10/14) dan akan berakhir pada Sabtu (11/10) mendatang. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Zuri, Jalan Sudirman Dumai.
Bimtek tersebut juga mendatangkan Narasumber yang berkompeten dibidangnya, yakni Kasubag Program Kemendikbud RI yakni Pribowo Putro beserta staffnya Deni Warsa dan Adi Lesmana yang memberikan penjelasan dan pelatihan tentang Aplikasi Dapodikmen tahun 2014.
"Alhamdulillah Bimtek Dapodikdas telah selesai kita laksanakan dan mulai hari ini kita melanjutkan kegiatan yang sama, namun dengan materi, narasumber dan peserta yang berbeda yang diantaranya tinkat SMA/MA dan SMK serta kepala sekolah," ungkap Panitia Pelaksana Ali Ibnu Amar.
Ali Ibnu menjelaskan, kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh 46 peserta Bimtek Dapodikmen, dengan rincian 23 peserta merupakan Operator Sekolah tingkat SMA/MA dan SMK. Sedangkan 23 peserta lagi merupakan Kepala Sekolah tingkat SMA sederajat yang ada di Kota Pengantin Berseri
Dalam Dapodikmen ini, kata Kasubag Program Disdik Dumai itu ada tiga hal penting yang patut diketahui, pertama Pendidik dengan Tenga Pendidikan yang berkaitan pada tunjangan sertifikasi guru.
Kedua, data siswa yang berkaitan pada penyaluran Dana BOS (Bantuan Operasional Sekola) dan BSM (Bantuan Siswa Miskin). Kemudian yang terakhir Sarana dan Prasarana Sekolah berkaitan dengan bantuan yang akan diberikan, baik dari Pemerintah Pusat hingga Daerah.
"Jika data-data itu tidak di isi dengan baik dan benar, otomatis proses pendidikan bisa tidak berjalan. Maka dari itu, kita memberikan bimbingan tentang Dapodik ini kepada seluruh operator sekolah dan kepala sekolah yang ada di Kota Dumai," katanya.
Dengan adanya kegiatan ini, dia berharap, usai diberikan Bimtek ini para peserta lebih memahami dan mengerti tentang aplikasi Dapodik tersebut, baik itu Dapodikdas maupun Dapodikmen yang dilaksanakan Disdik Dumai.
Sementara, Kasubag Program Kemendikbud RI Pribowo Putro selaku Narasumber dihadapan para peserta menerangkan, beberapa istilah dalam pendataan, diantaranya, Dapodik merupakan sistem pendataan pendidikan on line untuk pengelolaan data pendidikan secara Nasional yang meliputi Satuan Pendidikan, Peserta Didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang dilakukan oleh unit kerja terkait ( PAUDNI, DIKDAS, DIKMEN dan DIKTI).
Kemudian, Referensi adalah kumpulan data peserta didik yang sudah sesuai NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), Nama dan tanggal lahirnya antara Dapodik dengan data di PDSP (Pusat Data Statistik Pendidikan). Dimana, data Referensi di PDSP secara otomatis akan merubah data di Dapodik.
Sedangkan, Residu adalah Kumpulan data peserta didik yang harus diperbaiki karena NISN, nama tempat tanggal lahir belum sesuai antara Dapodik dan PDSP. Lanjut Pribowo, Target Pendataan, diantaranya, Sekolah Wajib mengisi data Siswa, PTK dan Sapras. Kemudian, data Sekolah dikirim ke server Dikmen.
"Perlu diketahui, data Sekolah yang terkumpul akan dijadikan dasar sebagai pemberi bantuan baik BOS, RKB dan lain-lain. Serta data siswa kelas XII akan menjadi dasar untuk Nomor peserta Ujian Nasional tahun 2014/2015," paparnya.
Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh Operator Sekolah yang ada di Kota Dumai khususnya agar dapat mengisi data secara valid dan tidak mengada – ngada serta Kepala Sekolah juga perlu mendukung para operator sekolah dalam memberikan data yang benar sesuai dengan kenyataannya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

