- Home
- Lingkungan
- Banjir Pasang Keling Rendam Sekolah dan Rumah Penduduk
Banjir Pasang Keling Rendam Sekolah dan Rumah Penduduk
Kamis, 09 Oktober 2014 14:25 WIB
DUMAI - Pasang keling atau air laut naik ke daratan membuat aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah terganggu. Buktinya, puluhan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Binsus di Jalan Semangka, Kelurahan Rimba Sekampung, terpaksa diliburkan.
Banjir air pasang merendam sebagian ruangan belajar di sekolah tersebut. Akibat banjir keling ini sebanyak 3 lokal terendam dan sebanyak 95 murid terpaksa dipulangkan lebih awal mengingat kondisi ruang belajar tidak memungkinkan lagi untuk menimba ilmu.
Pantauan wartawan, Kamis (9/10/14) terlihat aktifitas belajar mengajar di sekolah Dasar Negeri 001 Binsus belum berjalan dengan lancar. Karena masih terkendala dengan banjir yang di perkirakan setinggi 30 cm.
Kepala Sekolah Dasar Negeri 001 Binsus Zainadi, mengatakan untuk proses belajar mengajar akan tetap melakukan meskipun dalam keadaan banjir, dari jumlah keseluruhan murid mencapai 570 orang yang kita libur kan hanya sekitar 95 yakni kelas satu.
"Untuk hari ini murid kelas satu yang kita liburkan karena dikhawatirkan akan bermain air banjir ini, dan waktunya belum dapat kita pastikan paling tidak sampai menunggu air surut kembali murid akan masuk sekolah lagi," katanya.
Ditambahkannya, setiap banjir pasang keling sekolah tersebut pasti masuk dalam daftar langganan banjir, dan berharap kepada pemerintah khususnya instansi terkait agar dapat memperhatikan hal ini dimana sekolah adalah wadah tempat menimba ilmu.
Selain merendam sekolah, banjir pasang keling ini juga merendam rumah penduduk yang berada di Kelurahan Rimba Sekampung. Selain rumah penduduk, banjir juga menggenangi jalan besar seperti Jalan Cempedak.
Adi Candra, warga Kelurahan Rimba Sekampung meminta kepada Pemko Dumai melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk dapat segera mencarikan solusi permasalahan banjir tersebut. Sebab, daerahnya dari tahun ke tahun masih jadi langganan banjir.
"Kawasan kami setiap momen pasang keling atau hujan lebat pasti kebanjiran. Maka dari itu, saya mewakili masyarakat di Kelurahan Rimba Sekampung meminta kepada pemerintah daerah segera mencarikan solusi tepat untuk masalah ini," pungkasnya.***(iik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

