- Home
- Pendidikan
- Bupati Amril: Mari Wujudkan Bengkalis Pusat Pendidikan Terpadu dan Budaya Serumpun
Bupati Amril: Mari Wujudkan Bengkalis Pusat Pendidikan Terpadu dan Budaya Serumpun
Senin, 11 April 2016 09:34 WIB
BENGKALIS - Tujuan pembangunan yang ingin diwujudkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tidak terkecuali di Becamatan Bengkalis, adalah masyarakat yang makmur dan sejahtera, yang dalam Islam disebut masyarakat madani. Negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Negeri adil, makmur dan sentosa yang berada dalam ridho Allah SWT.
Karenanya, khususnya untuk lima tahun ke depan, tahun 2016-2021, kata Bupati Bengkalis Amril Mukminin,sebagai azam bersama, visi yang ingin diwujudkan adalah 'Terwujudnya Kabupaten Bengkalis sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia.'
"Maju dan makmur dimaksud tentunya berada dalam naungan dan diridhoi Allah SWT.," jelas Amril ketika membuka Musabawah Tilawatil Qu'ran (MTQ) tingkat Kecamatan Bengkalis tahun 2016 yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Bengkalis, Minggu (10/4/2016) malam.
Untuk mewujukan visi itu, sambung mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode ini, salah satu misi yang dilaksanakan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan menjadikan pulau Bengkalis sebagai lokus dan fokus pusat pendidikan terpadu dan pengembangan budaya serumpun.
"Sebab, dengan SDM berkualitas dan berbudaya yang Islami, baik itu dalam kapasitasnya sebagai subjek maupun objek pembangunan, maka visi tersebut akan lebih mudah diwujudkan menjadi realitas," papar Amril.
Dalam Islam, katanya, dari semua ciri ideal SDM berkualitas, keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) merupakan ciri yang paling menentukan. Karena Imtaq inilah yang akan mengantarkan segala usaha manusia berhasil dengan baik, di dunia maupun di akhirat.
Masih kata Amril, dijadikan Imtaq ini sebagai esensi kualitas SDM dalam Islam, karena dengan kualitas Imtaq baik dan benar, maka seseorang itu memiliki budaya ilmu pengetahuan dan teknologi, menghargai waktu dan mempunyai etos kerja dan disiplin yang tinggi, kreatif, efisiensi dan berwawasan keunggulan.
"Kemudian, mempunyai daya juang yang tinggi, mempunyai wawasan kebangsaan yang mengutamakan kesatuan dan persatuan, mempunyai tanggung jawab dan solidaritas yang tinggi, mempunyai ketangguhan moral yang kuat sehingga tidak tergerus oleh arus negatif globalisasi, serta berpikir dan bekerja secara produktif," jelasnya.
Selain Camat Bengkalis Djamaluddin selaku tuan rumah, hadir dalam pembukaan MTQ yang diikuti sekitar 900 kafilah dari 31 desa/kelurahan itu dan berlangsung meriah itu, diantaranya Wakil Bupati Bengkalis H Muhammad, Ketua DPRD Bengkalis H Heru Wahyudi, Sekretaris Daerah H Burhanddin Nazar, serta tamu undangan lainnya.
(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Sentuhan Tangan Dingin Kasmarni, Bengkalis Juara Umum MTQ Riau 2023
-
Sosial
Bupati Buka MTQ Ke-33 Bukit Batu, 265 Peserta Ikut Bermusabaqoh
-
Sosial
Rokan Hilir Juara Umum MTQ Riau 2022
-
Bengkalis
Bupati Kasmarni Buka TC Bagi Utusan Kafilah Bengkalis
-
Bengkalis
Sekda Bustami Resmi Tutup MTQ Ke-45 Tingkat Kabupaten Bengkalis
-
Kesehatan
Batal Berangkat ke Padang, Lima Peserta MTQ Riau Positif Covid-19

