- Home
- Pendidikan
- Kadisdik Inhil Memonitor Pelaksanaan Mulok di Sekolah
Kadisdik Inhil Memonitor Pelaksanaan Mulok di Sekolah
Rabu, 12 November 2014 18:03 WIB
TEMBILAHAN : Memantau pelaksanaan implementasi kurikulum muatan lokal (Mulok), Kepala Dinas Pendidikan Inhil melakukan monitoring ke sekolah-sekolah, Rabu (12/11/14).
"Pada hari ini kami melakukan monitoring ke beberapa sekolah untuk memantau sejauhmana implementasi kurikulum muatan lokal di sekolah," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Inhil Helmi D usai melakukan monitoring tersebut.
Dalam kegiatan monitoring, di antaranya ke SDN 032 Tembilahan dan SMPN 2 Tembilahan Hulu ini, Helmi didampingi pejabat Disdik Inhil.
Dikatakan, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin agar Kurikulum 2013 mata pelajaran Mulok yang telah digesa dan dikemas dengan memasukkan segala kultur dan potensi budaya dan kesenian khas Inhil ini bisa dilaksanakan dan diterapkan di seluruh jenjang sekolah.
Disampaikan, berdasarkan monitoring tersebut, ia juga memberikan apresiasi pihak sekolah yang telah mensupport siswa sehingga mampu menghafal Shalawat Nariyah sebagaimana himbauan Bupati Inhil, HM Wardan.
"Alhamdulillah, kami melihat dan mendengar siswa seluruhnya sudah hafal shalawat Nariyah. Ini mereka terapkan sebelum dan sesudah kegiatan belajar-mengajar," sebutnya.
Diharapkan, kurikulum Mulok berbasis budaya Melayu ini tidak hanya diketahui dan dipahami oleh siswa dan guru, akan tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai kultur budaya dan kesenian tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dari kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal kultur budaya dan kesenian daerah, namun juga melestarikan budaya yang ditanamkan kepada siswa sejak dini.
Hal ini juga agar mereka terhindar dari pengaruh negatif dan menjadi generasi yang cinta budaya dan kesenian sesuai nilai-nilai terkandung seperti nilai kesopanan, nilai agama dan nilai-nilai lainnya.
Saat melakukan monitoring di SMPN 2 Tembilahan Hulu, Kadisdik sempat menyaksikan pengajaran kesenian berupa anyaman khas Inhil yang diterangkan guru menggunakan sistem teknologi (IT) yakni laptop dan infokus.
Sedangkan Kepala SDN 032 Tembilahan, Masrani dan Kepala SMPN 2 Tembilahan Hulu, Heryandri mengaku segala kultur budaya dan kesenian khas Inhil yang dimasukkan dalam mata pelajaran Mulok sangatlah tepat.
Karena banyak nilai-nilai pendidikan dan ajaran moral yang dapat diamalkan peserta didik sehingga kelak dapat mengetahui dan mengenal budaya mereka sendiri.
(mar/mar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Politik
Dewan Asal Inhil Akan Perjuangkan Pasar Terapung Tembilahan
-
Hukrim
Minta THR ke Pengusaha, Ketua PN Tembilahan Dicopot MA

