Kasek Diminta Tingkatkan Pola Mengajar

Kadisdik Meranti Lantik 27 Kepala Sekolah

Senin, 09 Februari 2015 15:57 WIB
MERANTI - Sebanyak 27 Kepala Sekolah mulai dari TK, SD,SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (9/2) pagi resmi dilantik. Pelantikan tersebut dipusatkan di Ball Room AFIFA, Jalan Banglas, Selatpanjang  timur.

Adapun 27 Kepala Sekolah Tersebut dengan rincian yakni, 1 orang kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), 11 orang kepala sekolah, Sekolah Dasar (SD), 11 orang kepala sekolah, Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 4 orang kepala sekolah, Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Muhammad Arif MN, mengharapkan agar para Kepala Sekolah yang dilantik dan diambil sumpahnya benar-benar melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing dan bertanggung jawab, sehingga pelayanan kepada masyarakat dalam hal pendidikan dapat berjalan sebagaimana diharapkan.

"Kepala Sekolah merupakan pendidik, pemberi contoh yang baik bagi peserta didiknya, apabila kepala sekolah memberikan contoh yang tidak baik/melanggar norma-norma agama, maka rusaklah moral peserta didik kita," tutur Arif.

Dia juga menambahkan, kepada Kepala Sekolah untuk bisa bekerja keras, karena kepala sekolah harus rajin belajar dan membaca, agar mampu bersaing dengan sekolah lainnya. Mari kita renungkan diri kita kembali, agar kedepannya dapat bekerja secara maksimal, sesuai dengan tugasnya masing-masing,

"Mari kita berfikir, berbuat, dan bekerja sesuai dengan tugas kita masing-masing," harapnya.
 
Kepada seluruh Kepala Sekolah Kadisdik mengingatkan terus tingkatkan kemampuan dan pahami seluruh tugas dan fungsi Kepala Sekolah. Apalagi untuk menghadapi Ujian Nasional (UN), dimana UN digunakan untuk menentukan ranking dari sekolah bersangkutan. 

"Saat ini UN tidak lagi untuk menentukan nilai siswa tapi digunakan untuk menentukan ranking sekolah, layak tidaknya sekolah ditentukan oleh hasil UN," jelas M. Arif.

Agar sekolah mendapat ranking baik, ia berharap tiap kepala sekolah dapat meningkatkan kemampuan diri yang berujung pada peningkatan kwalitas sekolah. "Nantinya ada sekolah Akreditas A, B, C atau D yang ditentukan oleh nilai rata-rata UN," jelasnya lagi.

Yang mana ranking tersebut turut menentukan apakah siswa dari sekolah bersangkutan dapat melanjutkan pendidikan di pulau Jawa yang mengharuskan lulusan akreditasi terbaik. "Jika ranking A dapat melanjutkan ke pulau Jawa," ucapnya.

Kadisdik turut menyampaikan kekecewaanya atas prestasi pendidikan yang sedikit menurun dan berharap prestasi Kabupaten Meranti yang pernah menduduki ranking 3 Se-Riau kembali diraih jika bisa kebih baik. 

"Mari introspeksi mencari kelemahan kita untuk diperbaiki," ujar M. Arif yang berharap semakin meningkatnya kesejahteraan guru turut diiringi dengan peningkatan kwalitas mengajar dan prestasi.

M. Arif meminta para Kepala Sekolah merubah pola pikir lebih maju seiring perobahan zaman. "Jangan sama gaya mengajar sekarang dengan masa lalu. "Jika tidak mau berobah maka akan tergilas oleh jaman, guru punya potensi maka kembangnkan dan bangun potensi itu, jika mau pasti dapat menghasilkan hal luar biasa," ujar Kadisdik Memotivasi.

Akhir kata Kadisdik menekankan, kepada guru dan Kepala Sekolah dapat memberikan tauladan bukan saja kepada siswa tetapi kepada masyarakat secara keseluruhan. 

Jangan melakukan perbuatan yang negatif dan melanggar hukum serta melaksanakan seluruh tugas dan fungsi Kepala Sekolah diantaranya, Edukator, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator dan Motivator. 

(fan/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar