- Home
- Pendidikan
- SMPN 33 Pekanbaru Gunakan Materi Panduan dari Internet
SMPN 33 Pekanbaru Gunakan Materi Panduan dari Internet
Rabu, 13 Agustus 2014 17:27 WIB
PEKANBARU - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 33 Pekanbaru, yang berada di Jalan Sido Rukun/SM Amin ini, menggunakan materi panduan mengajar dari internet. Pasalnya, hingga kini pihaknya masih menunggu datangnya buku panduan kurikulum 2013 dari Kemendikbud.
Demikian disampaikan Kepala SMPN 33 Pekanbaru, DR Surya Suhersi MPd, Selasa (12/8/2014). Ia mengatakan, buku panduan tersebut sudah dipesan melalui wabsite Kemendikbud RI beberapa waktu lalu.
"Ya, kita sudah memesan buku kurikulum 2013 tersebut langsung melalui Wabsite Kemendikut RI. Dan saat ini, kita masih menunggu buku tersebut, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa secepatnya kita peroleh," ujarnya.
Menjelang itu, terangnya lagi, materi pembelajaran pada program kurikulum 2013 yang diajarkan kepada para siswanya ini, diperoleh melalui internet. Selain itu, juga melalui pelatihan guru dan sharing dengan sekolah lain.
"Sembari kita menunggu buku panduan datang, kita masih memberdayakan bahan ajar yang kita peroleh dari internet, melalui pelatihan guru dan kepsek serta sharing dengan sekolah lain. Dengan kondisi ini, memang penerapan kurikulum 2013 di sekolah kita belum maksimal," terangnya.
Terkait mekanisme kurikulum 2013 ini, katanya, sangat berbeda dengan penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diterapkan sebelumnya. Untuk kurikulum 2013 ini, siswa dituntut lebih aktif daripada guru dan beban penilaiaannya juga dinilai dari seluruh aspek.
"Diantara perbedaan kurikulum 2013 dengan KTSP, aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan soft skill dan hard skill, meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan dan pengetahuan. Sementara KTSP lebih menekankan pada aspek pengetahuan," jelasnya.
Ditanya prosedur belajar yang menggunakan satu mata pelajaran dengan satu buku panduan, ia membenarkan ini. Namun ditegaskan dirinya belum bisa berkomentar banyak lantaran buku panduan tersebut belum ada.
"Memang informasinya seperti itu, tapi saya belum bisa berkomentar terlalu banyak, sebab buku panduan itu belum ada sampai saat ini," tutupnya.***(hrc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

