Bandara SSK Perlu Ekspansi ke Daerah Lain

Kamis, 04 Desember 2014 16:04 WIB
JAKARTA : Legislator Senayan daerah pemilihan Riau mengusulkan perlunya pembangunan bandara baru di Riau atau ekspansi Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II ke lokasi lain yang lebih luas. 

Sebab luas areal bandara SSK II sekarang ini sudah tidak cukup lagi untuk pengembangan dan menampung pesawat berbadan besar secara maksimal mengingat landasan yang sempit.  

Politisi dari Fraksi Partai Demokrat itu mengatakan pengembangan atau ekspansi bandara SSK II itu juga berdasarkan masukan dari beberapa kepala daerah di Pekanbaru, Kampar,  Siak dan Pelalawan yang menginginkan pindahnya penerbangan dari Bandara SSK II.

"Masukan (ekspansi Bandara SSK-red) dari beberapa kepala daerah itu, telah saya sampaikan kepada Plt Gubri Andi Rachman dalam pertemuan berkala semalam. Tiga daerah pendukung yang sangat potensial yakni Pelalawan, Siak dan Kampar bisa menjadikan lokasi baru ekspansi karena memiliki lahan yang luas, " ujar Nasir yang kini menjadi anggota komisi VII DPR.

Ditambahkan Nasir, tiga daerah pendukung yang berpotensi menjadi daerah pendukung lokasi ekspansi bandara SSK adalah kampar, Siak dan Pelalawan. 

Nasir mengaku siap memperjuangkan ke tingkat pusat apabila para kepala daerah tersebut kompak dan solid untuk mengusulkan ke Kementerian Perhubungan. "Saya siap membawa kepala daerah itu untuk menemui Menhub untuk memperjuangkan ekspansi bandara SSK II ini, " katanya.

Adanya bandara baru di Riau kata Nasir juga bisa menjadi potensi bisnis yang menguntungkan bagi para pengusaha besar yang menanamkan investasinya di provinsi Riau. Dengan bandara yang lebih luas dan besar, maka diharapkan Riau bisa memiliki embarkasi sendiri dalam memberangkatkan calon jemaah hajinya ke tanah suci. 

Dengan memberangkatkan 5.010 CJH dari Riau setiap tahun, jika tidak dikurangi kuotanya, maka beaya bagi CJH akan semakin ringan apabila telah memiliki embarkasi sendiri di Riau.

"Bisa dibayangkan CJH Riau dari 12 kabupaten/kota selama ini harus terbang dari Batam. Bisa inap 5000 lebih CJH Riau setiap tahun bisa dihemat jika telah memiliki embarkasi sendiri. Padahal jika lihat sejarah, Riau sendiri merupakan provinsi induk dari Batam yang berada di provinsi Kepri, " ujarnya.

Nasir menjelaskan bandara SSK bisa dijadikan lokasi bandara bagi pesawat carteran milik perusahaan yang banyak beroperasi di Riau seperti PT Chevron, Kondur Petroleum, RAPP, Duta Palma dan Pertamina.

(wid/wid)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar