Tiga Negara Asing Siap Invetasi di Pulau Jemur
Kamis, 04 Desember 2014 16:53 WIB
ROKAN HILIR : Geliat pembangunan wisata di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, kini banyak dimintai oleh negara asing yang diantaranya Cina, Taiwan dan Hongkong. Ketiga negara ini tertarik dan ingi berinvestasi di Pulau Jemur, Kecamatan Pasir Limau Kapas dan Pelabuhan Senepis, Kecamatan Sinaboi.
Demikian disampaikan Patner dan sekaligus kordiner pihak asing yang juga putra Rohil, Budi Hartono, kepada media ini, kemarin. Budi Hartono mengatakan, sebelum negara asing menanam saham perlu dilengkapi dulu sarana dan prasarana dari status pulau itu sendiri. Sebab, pulau ini bagaimanapun harus memiliki legalitas yang jelas dari Pemkab Rohil.
"Tergantung pada Pemda untuk menyakinkan investor. Pemberintah cepat atau tidak. karena kita perlu izin prinsip dan izin lokal. Tentu, izin dari pemerintah daerah sudah ada, kita akan membangun jembatan yang berada di Pulau Jemur. Di Pulau Jemur nantinya akan kita bangun dengan jembatan penghubung antara pulau-pulau yang berada di kawasan pulau jemur itu sendiri. seperti jembatan kura-kura," ucap Budi.
Dengan adanya jembatan penghungan antara pulau-pulau itu, kata dia, dapat memudahkan para wisatawan asing untuk berkunjung di pulau jemur ini. Karena pihaknya melihat pulau jemur ini memiliki pontesi yang baik, untuk di kembangkan menjadi objek wisata. Rencana ini sudah lama, karena tergantung pada pemerintah saja, bagaimana izin dari pemerintah kabupaten Rokan Hilir.
"Kita datang kepulau jemur membawa 10 orang warga asing, yang terdiri dari warga Cina, Taiwan dan Hongkong. Saya harapkan pemerintah daerah cepat menagkap, karena ini adalah rmenungjang pemerintah pusat peresiden jokowi dodo. Dan kita akan mengembagkan pelabuhan interneasional, seperti kalangan kapal dan pelabuhan keemas di kecamatan Sinaboi," jelasnya.
Untuk pembangunannya sendiri, kata Budi, tergantung pada pemerintah daerah yang memberikan izin kepada mereka. Karena masig ada kendala. karena disana masih ada permaslahan dikawasan industri, kawasan HTI dan HPK yang diberikan pada perusahan lain, yang berada di PT diamon di kecamatan sinaboi. "Kita sudah ajukan izin untuk masuk melakukan investor. Untuk investor sudah cukup. Untuk dana kita sudah sedikan untuk mengembagkan dunia usaha," jelasnya.
Sedangkan Wakil Bupati Rokan Hilir Eriianda SE, mengatakan bahwa Pemkab Rohil sangat menyambut baik tiga negara asing yang datang ke Rohil, untuk melakukan survei ke Pulau Jemur. Kehadiran investor ke Rohil adalah salah satu untuk mengembangkan objek wisata yang di daerah ini. Seperti di Pulau Jemur, pelabuhan senepis, hotel dan waterboom yang berada di batu enam Bagansiapiapi.
"Yang jelas, kita harapkan kepada tiga negara asing benar benar, dan serius mengembangkan objek wisata di pulau jemur,pelabuhan sepenis. Kalau benar benar serius para imvestor yang hadir dalam kunker kepulau jemur, dapat memberikan peluang usaha untuk masyarakat Rokan Hilir. Tentunya di buka dunia usaha di rokan hilir, benar benar memberikan peluang kerja. Kita ketahui, masyarakat Rohil banyak yang masih penganguran. Dengan adanya tiga negara asing untuk berinvestor kerohil benar benar memberikan peluang usaha untuk masyarakat rohil ini," pungkasnya.
(Jarmain)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Traveler
Bupati Bengkalis Minta MTQ Sebagai Titik Tolak Masyarakat yang Agamis
-
Traveler
Bupati Meranti Buka MTQ Ke-3 Kecamatan Rangsang Pesisir
-
Traveler
Walikota Ajak Masyarakat Sukseskan HUT Ke-16 Dumai
-
Maritim
Diskanlut Rohil: Nelayan Miliki Armada Berteknologi Canggih di 2020
-
Politik
Lima Balon Kepala Daerah Ambil Formulir di DPC PDI Perjuangan
-
Traveler
Sekdakab Rohul Buka MTQ Rambah XV Kecamatan Rambah

