DPRD Riau Minta Menaker Turun ke PT IKPP Diduga Jadi Sarang TKA Ilegal
Hadi Pramono Jumat, 21 Desember 2018 18:10 WIB
PEKANBARU - Komisi V DPRD Riau minta Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri untuk turun melihat dan menindaklanjuti banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di PT Indah Kiat Pulp dan Paper yang ada di Perawang, Siak.
"Sudah saatnya Menteri Hanif turun melihat ke lokasi. Jumlah mereka sekitar 160 an orang, mereka semua berasal dari Taiwan. Ini hasil Sidak kita, Komisi V," kata Sayed Junaidi Rizaldi, anggota Komisi V kepada wartawan, Jumat (21/12/18).
TKA yang bekerja di perusahaan kertas tersebut mendapatkan posisi yang strategis yakni sebagai staf ahli perusahaan. Selain itu, TKA juga mendapatkan fasilitas yang mewah meskipun tidak masuk dalam struktural perusahaan.
"Jika dibandingkan dengan tenaga kerja lokal kita, jauh kali bedanya. Memang tenaga kerja lokal kita masuk dalam struktural perusahaan, tapi fasilitas yang diberikan tidak sebanding dengan TKA itu," ungkapnya.
Untuk itu, sudah saatnya Menteri Hanif Dhakiri turun ke lokasi. Melihat sekaligus memfasilitasi persoalan antara apa yang didapatkan oleh TKA dengan tenaga lokal.
"Kalau saya lihat, ada semacam ketidakadilan yang diberikan perusahan. TKA diberikan fasilitas mewah, sementara tenaga lokal kita katakanlah yang juga punya jabatan di struktural, malah diberikan fasilitas yang tidak seperti didapatkan TKA," tutup politisi Hanura ini.
(Riau Terkini)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
DPRD Riau Tinggal Paripurnakan Suntikan Dana Bank Riau Kepri dan Jamkrida
-
Politik
DPRD Riau Dalami Konflik Perkebunan Sebabkan Ratusan Anak Telantar
-
Kesehatan
Pandemi Covid-19 Membuat Warga Riau Masih Takut Berobat ke Rumah Sakit
-
Pendidikan
Vaksinasi Jadi Tolok Ukur Sekolah Tatap Muka di Riau
-
Politik
DPRD Riau Minta Pemerintah Cukupi Kebutuhan Vaksinasi Daerah Padat Penduduk
-
Politik
DPRD Riau Panggil Pertamina Bahas BUMD untuk B2B di Blok Rokan

