Himarohu Desak Pengusutan Dugaan Suap Bupati Rohul ke KPU
Rabu, 14 Mei 2014 16:20 WIB
PEKANBARU - Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu (Himarohu) minta kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menindaklanjuti kasus suap yang dilakukan Bupati Rohul Achmad kepada KPU Riau. Mahasiswa minta, tidak ada alasan bagi penegak hukum untuk ragu, karena jelas ada bukti dan saksinya.
Menurut mahasiswa, apa yang dilakukan Achmad tersebut sungguh memalukan. Sebagai pemimpin di Negeri Seribu Suluh, Achmad dinilai sudah mencoreng nama baik. Sebab, Rohul selama ini dikenal dengan keagamisanya.
"Kepada Kejati Riau segera menindaklanjuti atas kasus suap yang dilakukan Bupati Achmad ke KPU Riau. Kami minta supaya Achmad diperiksa, diadili, karena sudah berbuat tak pantas dengan menyuap KPU," kata Sepriadi Rokan, Rabu (14/5/14).
Mahasiswa berharap, para penegak hukum agar benar-benar menunjukan taringnya demi keadilan. Penegak hukum juga diminta cepat bertindak agar polemik tidak menjadi spekulasi di masyarakat.
Kasus suap yang dilakukan Achmad bukanlah sebatas isu, apalagi karangan. Tapi jelas sudah ada bukti dan saksi. Sehingga tidak ada alasan bagi Kejati mencari alasan, untuk tidak menindaklanjutinya.
Lebih lanjut, mahasiswa juga mengingatkan agar Kejati tidak mudah terlena dengan rayuan uang sang bupati. Justru inilah saatnya, jika Kejati benar-benar ingin membuktikan untuk tidak korupsi.
Sayangnya aksi yang sudah berlangsung setengah jam ini, belum ada pejabat Kejati yang menemui. Beberapa jam sebelumnya, aksi Himarohu ini juga digelar di Polda Riau dengan tuntutan yang sama.*** (mok)
Menurut mahasiswa, apa yang dilakukan Achmad tersebut sungguh memalukan. Sebagai pemimpin di Negeri Seribu Suluh, Achmad dinilai sudah mencoreng nama baik. Sebab, Rohul selama ini dikenal dengan keagamisanya.
"Kepada Kejati Riau segera menindaklanjuti atas kasus suap yang dilakukan Bupati Achmad ke KPU Riau. Kami minta supaya Achmad diperiksa, diadili, karena sudah berbuat tak pantas dengan menyuap KPU," kata Sepriadi Rokan, Rabu (14/5/14).
Mahasiswa berharap, para penegak hukum agar benar-benar menunjukan taringnya demi keadilan. Penegak hukum juga diminta cepat bertindak agar polemik tidak menjadi spekulasi di masyarakat.
Kasus suap yang dilakukan Achmad bukanlah sebatas isu, apalagi karangan. Tapi jelas sudah ada bukti dan saksi. Sehingga tidak ada alasan bagi Kejati mencari alasan, untuk tidak menindaklanjutinya.
Lebih lanjut, mahasiswa juga mengingatkan agar Kejati tidak mudah terlena dengan rayuan uang sang bupati. Justru inilah saatnya, jika Kejati benar-benar ingin membuktikan untuk tidak korupsi.
Sayangnya aksi yang sudah berlangsung setengah jam ini, belum ada pejabat Kejati yang menemui. Beberapa jam sebelumnya, aksi Himarohu ini juga digelar di Polda Riau dengan tuntutan yang sama.*** (mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

