Usai Hadiri Sidang di DKPP,
Ketua KPU Dumai Siap Diberhentikan Jika Terbukti Bersalah
Kamis, 15 Mei 2014 09:57 WIB
PEKANBARU - Ketua KPU Dumai, Darwis mengaku siap diberhentikan dari jabatannya jika memang terbukti melakukan pelanggaran kode etik nantinya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal ini disampaikan saat menghadiri sidang KPU dan Panwaslu Dumai di Bawaslu Riau, Rabu (14/5/14).
"Saya siap jika diberhentikan dari jabatan ini. Tapi, pemberhentian itu harus dibarengi bukti kuat dan pelanggaran kode etik yang kuat. Jangan pula ada paksaan untuk mencopot jabatan ini," ungkap Darwis kepada sejumlah awak media di Pekanbaru, kemarin.
Kemudian mengenai kesalahan data yang dilaporakan Caleg PDI Perjuangan Uber Firdaus, kata Darwis, kemungkinan kesalahan data tersebut salah hitung dalam penjumlahan. Menurutnya, berkemungkinan kesalahan hitung tersebut berasal dari jajarannya, bukan dari KPU Dumai.
"Tak ada kami mengubah data itu. Mungkin hanya salah hitung penjumlahan di tingkat bawah. Kita juga dilaporkan karena merekrut petugas penyelenggara di bawah umur, dan itu sudah kami evaluasi jajaran kami," ungkap Ketua KPU Dumai Darwis.
Darwis juga memperkirakan kesalahan tersebut juga berkemungkinan disebabkan karena sebagian tahapan Pileg juga sudah dilaksanakan oleh komisioner KPU Dumai yang lama. Karena itu, menurutnya ada kemungkinan data tersebut ada yang keliru dengan tidak sengaja.
"Kami komisioner yang sekarang baru semua. Tahapan juga sudah dilakukan oleh komisioner yang lama. Kami masuk jelang Pemilu, dan waktunya sudah mendesak," kilahnya terkesan menyudutkan jajaran komisioner yang salah dalam masalah ini.
Sebelumnya, Caleg PDI Perjuangan Kota Dumai Uber Firdaus dalam datanya menyebutkan, bahwa ada dapil yang mengalami penambahan suara sebanyak 2.628 itu terjadi di Dapil 1 Dumai Kota. Sedangkan untuk Dapil 2 yaitu Dumai Timur-Medang Kampai mengalami pengurangan pemilih sebanyak 193 suara.
Menindaklanjuti masalah ini, KPU Kota Dumai bersama Panwaslu Dumai secara resmi dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Karena telah berani melakukan perubahan data dan penambahan data.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

