Komisi III Dinilai Kurang Respon Soal Proyek Drainase
Kamis, 03 Oktober 2013 15:44 WIB
DUMAI, RIAUHEADLINE.COM- Anggota DPRD Dumai, A Tito Gito mengaku prihatin dengan komisi di DPRD yang memiliki mitra Dinas PU melakukan langkah-langkah konkrit dalam menangani persoalan terhadap proyek penanggulangan banjir berupa pembangunan drainase di Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Pangeran Diponegoro yang diprotes masyarakat.
"Seharusnya Komisi III DPRD Dumai menyikapi persoalan ini dengan serius sehingga proyek mencapai nilai Rp25 Miliar tersebut yang dilaksanakan pemerintah tersebut dapat dilaksanakan dengan kualitas terbaik dan berfungsi dalam mengatasi persoalan banjir," kata politisi PDI Perjuangan, Kamis (3/10/13).
Kata Tito lagi, sudah jelas pekerjaan didepan mata salah, lalu kenapa dibiarkan. Hal ini sangat disesalkan sekali. Secara moral lembaga tersebut tak konsekwen, seharusnya Dewan mengirim surat ke PU atau instansi lainnya agar kesalahan yang dilakukan rekanan diperbaiki, bukan justru dibiarkan begini saja.
"Saya menyesalkan konstruksi precast yang sedang dikerjakan tidak memakai pasir uruk dan lantai kerja, antara gambar teknis dan RAN tidak sinkron. U-ditch (precast, red) saluran antra segmen tidak ada inter lock tidak saling kunci antara precast jantan dan betina," urai pengusung pemenang pasangan Khairul Anwar dan Agus Widayat.
Dengan kondisi yang terjadi itu, kata dia, mengakibatkan tidak kuatnya ikatan antara segmen sehingga pekerjaan tidak rapi. Bisa dilihat pekerjaan di Jalan Pangeran Diponegoro terjadi kerenggangan antara satu precast dengan lainnya karena tidak terkunci dan juga ada yang tinggi dan rendah.
"Bayangkan saja, kalau terjadi kerenggangan sekitar 4 cm aja dikalikan beberapa meter berapa keuntungan yang diterima oleh rekanan dalam proyek mencapai sekitar Rp25 Miliar tersebut. Jelas ini sudah sangat memprihatinkan kita semua. Lembaga rakyat ini seharusnya selalu respon semua laporan yang masuk," katanya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

