Mahasiswa Nilai Ketua DPRD Dumai Tak Pro Rakyat
Sabtu, 01 Februari 2014 17:56 WIB
DUMAI - Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi dituding kalangan mahasiswa yang tergabung di Himpunan Mahasiswa Dumai (HMD) tidak pro rakyat menyikapi berbagai persoalan di lingkungan masyarakat seperti praktek perjudian yang berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) anak-anak.
Dimana sebagai wakil rakyat, Zainal Effendi yang juga polisi dari Partai Golkar tersebut mengeluarkan statmen ke salah satu media massa yang mengatakan, bahwa DPRD tidak ikut campu terkait aktivitas Gelper tersebut.
"Semua itu tanggung jawab pemerintah melalui Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai," ungkap Muhammad Ade, Ketya HMD Pusat Riau, menirukan komenter dari wakil rakyat yang dibacanya dari salah satu media massa.
Tidak itu saja, kalangan mahasiswa juga geram melihat wakil rakyat yang mengeluarkan komentarnya seperti itu. Sebab, menurut dia, sebagai wakil rakyat Zainal Effendi harus peka atas permasalahan ini mengingat dia merupakan penyambul lidah rakyat.
"Tidak selayaknya wakil rakyat dengan seenaknya mengucapkan seperti itu, apalagi Zainal Efendi selaku pimpinan di DPRD. Ini membuktikan bahwasanya ketua DPRD Dumai menutup mata dan hatinya atas fenomena yang di alami masyarakat di daerahnya," jelasnya.
Ditambahkan Sekjen HMD Dumai Syukrizal, seharusnya lembaga DPRD Dumai itu membentuk Panitia Khusus (Pansus) dalam menangani masalah sosial di lingkungan rakyatnya seperti ini, buka malah tidak mau ikut campur untuk menuntaskannya.
"Kita sebagai rakyat perlu mempertanyakan Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi itu, atau jangan-jangan dia ada main mata dengan pengusaha Gelper. Kalau sudah seperti ini, masyarakat harus mengadu kemana lagi," ungkapnya.
Bentuk kekecewaan kalangan mahasiswa terhadap sikap Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi tersebut, memin kepada seluruh anggota dewan untuk mengunakan Hak Interpelasi agar memanggil pihak terkait dalam hal ini Walikota, BPTPM, Kapolres, Disbudparpora, Kasatpol PP, MUI, KNPI dan LAMR Dumai.
"Setelah memanggil pihak terkait itu, kami sebagai mahasiswa mengharapkan ada teguran keras kepada Zainal Effendi, selaku Ketua DPRD Dumai tidak peduli atas keluhan rakyatnya. Mereka dipilih sebagai penyambung lidah rakyat, buka menikmati uang rakyat saja," pungkasnya.***(die)
Dimana sebagai wakil rakyat, Zainal Effendi yang juga polisi dari Partai Golkar tersebut mengeluarkan statmen ke salah satu media massa yang mengatakan, bahwa DPRD tidak ikut campu terkait aktivitas Gelper tersebut.
"Semua itu tanggung jawab pemerintah melalui Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai," ungkap Muhammad Ade, Ketya HMD Pusat Riau, menirukan komenter dari wakil rakyat yang dibacanya dari salah satu media massa.
Tidak itu saja, kalangan mahasiswa juga geram melihat wakil rakyat yang mengeluarkan komentarnya seperti itu. Sebab, menurut dia, sebagai wakil rakyat Zainal Effendi harus peka atas permasalahan ini mengingat dia merupakan penyambul lidah rakyat.
"Tidak selayaknya wakil rakyat dengan seenaknya mengucapkan seperti itu, apalagi Zainal Efendi selaku pimpinan di DPRD. Ini membuktikan bahwasanya ketua DPRD Dumai menutup mata dan hatinya atas fenomena yang di alami masyarakat di daerahnya," jelasnya.
Ditambahkan Sekjen HMD Dumai Syukrizal, seharusnya lembaga DPRD Dumai itu membentuk Panitia Khusus (Pansus) dalam menangani masalah sosial di lingkungan rakyatnya seperti ini, buka malah tidak mau ikut campur untuk menuntaskannya.
"Kita sebagai rakyat perlu mempertanyakan Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi itu, atau jangan-jangan dia ada main mata dengan pengusaha Gelper. Kalau sudah seperti ini, masyarakat harus mengadu kemana lagi," ungkapnya.
Bentuk kekecewaan kalangan mahasiswa terhadap sikap Ketua DPRD Dumai Zainal Effendi tersebut, memin kepada seluruh anggota dewan untuk mengunakan Hak Interpelasi agar memanggil pihak terkait dalam hal ini Walikota, BPTPM, Kapolres, Disbudparpora, Kasatpol PP, MUI, KNPI dan LAMR Dumai.
"Setelah memanggil pihak terkait itu, kami sebagai mahasiswa mengharapkan ada teguran keras kepada Zainal Effendi, selaku Ketua DPRD Dumai tidak peduli atas keluhan rakyatnya. Mereka dipilih sebagai penyambung lidah rakyat, buka menikmati uang rakyat saja," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

