• Home
  • Politik
  • Panwaslu Dumai Nilai KPPS Belum Paham Soal Hitung Suara Pileg

Panwaslu Dumai Nilai KPPS Belum Paham Soal Hitung Suara Pileg

Jumat, 11 April 2014 19:05 WIB

DUMAI - Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu kota Dumai, Riau, menilai kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di sejumlah TPS belum sepenuhnya memahami tatacara penghitungan perolehan suara Pileg.
     
"Harusnya penghitungan suara dimulai dari perolehan suara DPR RI, DPD dan DPRD propinsi dan kota, namun panitia di TPS mendahulukan hitung untuk calon legislatif kota," kata Indra Effendi, Ketua Panwas Dumai, Jumat (11/4/14).
     
Temuan ini selanjutnya dibahas bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, agar dapat ditentukan apakah ini termasuk dugaan pelanggaran atau murni ketidakpahaman petugas pemungutan suara.
     
"Jika ini disengaja, termasuk pelanggaran administrasi, dan tidak sampai pidana," jelasnya.
     
Menurutnya, akibat dari kesalahan tatacara menghitung ini, banyak TPS menyelesaikan penghitungan suara hingga larut malam.
     
Dia menambahkan, dugaan pelanggaran lain yang ditemukan ialah adanya pembagian doorprize kepada pemilih dari panitia TPS, dan Panwas telah mendalami hal ini.
     
"Setelah ditelusuri, tidak ditemukan pelanggaran, karena pembagian doorprize ini lebih untuk menarik minat pemilih mendatangi TPS dan menyalurkan hak suara, meski sumber pendanaan dari salah satu pemilih," terangnya.
     
Indra memastikan, pelaksanaan pemungutan suara Pemilu Legislatif di daerah ini telah berlangsung dengan lancar dan tertib serta tidak ditemukan adanya pelanggaran yang harus diproses melalui tim penegakkan hukum terpadu (Gakkumdu).
     
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dumai AKBP Yudi Kurniawan juga menegaskan penyelenggaraan Pileg yang digelar di 607 TPS berjalan dalam keadaan aman, lancar dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
     
"Situasi keamanan saat pencoblosan hingga penghitungan kertas suara tetap terjaga dan terkendali dengan baik tanpa ada gangguan," kata Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan.***(din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Politik
Komentar