Wakil Rakyat di DPRD Riau Ragukan Opini WTP Riau
Selasa, 09 Juni 2015 23:55 WIB
PEKANBARU - Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Dengan Pragraf Penjelas yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPKP) Provinsi Riau ke pemerintah Provinsi (Pemprov) atas Laporan Keuangan Pemprov Riau tahun anggaran 2014 diragukan sekaligus dipertanyakan wakil rakyat di DPRD Riau.
"Saya ragu dengan WTP yang diserahkan. Ini patut dipertanyakan dan jadi tanda tanya bagi kita semua," kata Muhammad Adil, Anggota Komisi E DPRD Riau kepada sejumlah awak media, Selasa (09/06/15).
Menurutnya, opini WTP yang diberikan tidaklah tepat, apalagi berbagai persoalan mendera Provinsi Riau tahun 2014 lalu. Mulai dari serapan anggaran rendah sampai tingginya prediksi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SilPa) 2014.
"Saya ingin tahu bagaimana penilaian WTP ini, saya ragu dengan penilaian BPK, apa standar dan kadar ukuran sehingga Provinsi Riau mendapatkan WTP. Bagaimana mau membuat efek jera kepada Pemprov," ungkapnya.
Hal senada juga dikatakan Ma'mun Solikhin, Anggota Komisi B DPRD Riau. Ia pun sependapat, Provinsi Riau tidak wajar mendapatkan WTP, serapan anggaran masih rendah ditambah lagi tingginya SilPa Riau.
"Ini bisa menjadi catatan khusus bagi Pemprov agar ke depannya persoalan-persoalan yang terjadi di 2014 tidak akan terulang lagi. Ketidakwajaran WTP ditambah lagi dengan banyaknya program kerja yang tidak tepat sasaran," tutup ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau ini.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Terlibat Narkoba, Polisi Tangkap Seorang ASN Pemprov Riau di Jakarta
-
Sosial
Gubernur Riau Teken MoU Bersama Badan Restorasi Gambut
-
Lingkungan
Riau Contoh Terbaik Dunia untuk Restorasi Gambut
-
Politik
Ketua Pansus Sebut Deadline Penyelesaian RTRW Riau Belum Sampai Sebulan
-
Pendidikan
Disdik Riau Berhasil Selesaikan Kisruh PPDB SMA di Siak
-
Hukrim
Muncul Spanduk Gelap Sudutkan Keluarga Gubri Soal Setoran Proyek

