• Home
  • Hukrim
  • Muncul Spanduk Gelap Sudutkan Keluarga Gubri Soal Setoran Proyek

Muncul Spanduk Gelap Sudutkan Keluarga Gubri Soal Setoran Proyek

Kamis, 13 Juli 2017 18:21 WIB
Setelah lama tak muncul demo menyudutkan keluarga Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, kini muncul sejumlah spanduk menuduh praktek kontor mereka di pasang di sejumlah titik di Pekanbaru.
PEKANBARU - Beberapa spanduk yang memuat wajah abang dan adik Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, yakni Anto dan Juni Rachman terpajang di beberapa lokasi di Kota Pekanbaru. 

Seperti di badan jembatan layang atau fly over pertigaan Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Tuanku Tambusai di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Jendral Soedirman, Kamis (13/7/17) pagi. 

Spanduk ini menarik perhatian pengguna jalan. Apalagi selain memampang foto wajah abang dan adik gubernur itu, juga ada terdapat kalimat yang berbunyi : 

"Anda Mau Proyek APBD Riau? (UPL Riau & PU Riau) Silahkan Hubungi Anto Anto Rahman, Juni Rahman, Wily Lesmana (Tukang Kutip Setoran), Raja Beni Fantony (Kasubag UPL). Syarat Setor 12% Sampai 13%."

Spanduk itu terpanjang hanya beberapa jam. Sekira pukul 11.00 WIB, spanduk itu sudah dicopot. 

Dilihat dari spanduk, mengingat orang pada aksi demonstrasi Forum Pelajar Mahasiswa Pemuda Riau (FPMPR) yang digelar di Kejaksaan Tinggi Riau, Kamis, 27 April 2017 lalu. 

Ketika itu Korlap Massa FPMPR, Bruri MP Nainggolan menyebutkan ke empat orang yang ada di dalam spanduk itu diduga telah melakukan pungutan sebesar 13 persen untuk setiap proyek yang dimenangkan oleh perusahaan pemenang tender. 

Proyek itupun jumlahnya tak sedikit, ada 30 proyek bernilai miliaran rupiah.

Oleh sebab itu, Bruri mendesak para penegak hukum di Kejati mengusut tuntas dugaan kasus monopoli proyek dan pungutan liar perusahaan pemenang tender di APBD 2017 yang diduga dilakukan oleh Anto Rachman, Juni Rachman, Willy Lesmana dan Raja Beni Fantony.

Atas kasus demo yang dianggap menyebarkan fitnah tersebut, abang kandung Gubernur Riau yang juga Ketua DPW Pemuda Pancasila Riau telah melaporkan para pendemo ke Polda Riau. Sejauh ini, kasus tersebut belum jelas perkembangannya.

(rdk/rtc)
Tags Korupsi
Komentar