• Home
  • Hukrim
  • Polres Sidik Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah Dinas Pertanian Inhu

Polres Sidik Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah Dinas Pertanian Inhu

Selasa, 09 Juni 2015 23:50 WIB
RENGAT - Walau sempat terhenti, Polres Indragiri Hulu (Inhu) kembali melakukan penyidikan terhadap dugaan korupsi cetak sawah tahun 2013, senilai Rp500 juta yang berlokasi di Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku Inhu. 

Tindak pidana korupsi terhadap pemanfaatan dana bantuan sosial, berupa pekerjaan perluasan sawah (cetak sawah baru)‎ seluas 50 hektar di desa Alim Kecamatan Batang Gansal Inhu dengan terlapor Ricard Nainggolan (43) mantan kepala UPTD dinas Pertanian Kecamatan Batang Gansal Inhu, sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP. Ari Wibowo melalui Kasubag Humas Polres Inhu Iptu.Yarmen Djambak Selasa (9/6/15). 

"Pada hari Senin 8 Juni 2015 pelapor Bripka Marhengki NRP.79031070 anggota Tipikor Reskrim Polres Inhu, dengan terlapor Ricard Nainggolan (43) PNS yang diduga telah merugikan negara Republik Indonesia berdasarkan ‎LP-A/78/VI/2015/RIAU/RES INHU/RESKRIM.(Korupsi). Waktu kejadian sekitar tahun 2013 TKP di desa Alim Kecamatan Batang Cenaku Inhu," ujarnya. 

Diungkapkan nya, ‎telah ditemukan fakta-fakta bahwa sekitar 2013 telah dicairkan dana sebesar Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) dengan surat perintah pencairan dana,No :008320E/008/110 tanggal 20 september 2013 kepada kelompok tani tunas harapan desa Alim Kecamatan Batang Cenaku Kabu Inhu untuk pemberdayaan sosial dalam bentuk uang pekerjaan perluasan sawah seluas 50 Hektar. 

"Terhadap pekerjaan perluasan sawah seluas 50 Hektar di desa Alim Kecamatan Batang Cenaku sampai saat ini tidak selesai dikerjakan dan hanya dikerjakan seluas 16 Hektar berupa pekerjaan Land Clearning (Steking)," ungkapnya. 

Ditambahkan nya, bahwa dana sudah dicairkan dari rekening kelompok tani Tunas Harapan sebesar Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) dan terdapat pengembalian dari kelompok tani sebesar Rp.129.450.000 (seratus dua puluh sembilan juta empat ratus lima puluh ribu rupiah). 

"Guna penyidikan lebih lanjut, selain mendatangi TKP polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi," jelasnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Korupsi
Komentar