Warga Lima Desa Ancam Golput, Bawaslu Riau Kumpulkan Forkompinda
Kamis, 03 April 2014 13:01 WIB
PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau mengundang Forum Komunikasi Kepala Daerah (Forkompinda) untuk menggelar rapat koordinasi, Kamis (3/4/2014) di kantor Bawaslu Riau.
Pertemuan yang sedang berlangsung membahas lima desa yang menjadi rebutan antara Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu. Dimana, polemik permasalahan tersebut sepertinya semakin rumit untuk diselesaikan.
Sebagaimana dilansir dari goriaucom, apalagi menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) pada 9 April mendatang.
Dalam keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, lima desa tersebut tetap dimasukkan ke Kabupaten Kampar. Hal itu mengacu pada regulasi yang dikeluarkan Mahkamah Agung dan Keputusan Mendagri.
Namun, kenyataannya masyarakat lima desa menolak untuk pindah ke Kabupaten Kampar. Pasalnya, hampir 95 persen warga disana memiliki identitas yang dikeluarkan Pemkab Rohul. Bahkan, lebih tegas warga disana mengancam untuk Golput.
"Kami menginginkan, bagaimana solusi terbaik untuk lima desa. Supaya, tidak terjadi gejolak dan golput disana," ujar Ketua Bawaslu Riau Edy Syarifuddin.***(ado)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

