2015, KPP-KB Rohil Programkan Pembangunan TPA
Minggu, 28 Desember 2014 21:25 WIB
ROKAN HILIR : Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KPP-KB) Kabupaten Rokan Hilir akan membangun Tempat Pengasuhan Anak (TPA) di Kota Bagansiapiapi pada tahun 2015 mendatang.
Hal itu di katakan kepala KPP-KB, Hj.Nurhayati SP,d saat di konfirmasi wartawan, Jumat (26/12) di Bagansiapiapi kemaren. Hurhayati membeberkan, ada 4 TPA yang rencananya akan didirikan di Bagansiapiapi.
"Kita telah ajukan program tersebut kepada Bupati Rohil, H.Suyatno Amp. Jika itu disetujui di anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2015 nanti,maka Kota Bagansiapiapi akan memiliki empat TPA. Nantinya akan kita tempatkan dua orang tim medis untuk merawat anak serta dua orang pengasuh anak," jelasnya.
Menurut Nurhayati,TPA itu sebagai wadah atau ruangan tempat orang tua menyusui anak atau tempat pengasuhan Anak. Namun sejauh ini pihaknya masih melakukan Koordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos), Disdik, Dinkes. Karena pembangunan TPA itu harus melakukan kerjasama dengan instansi terkait.
"Jika sudah clear dan disetujui oleh Bupati Rohil, H.Suyatno Amp, maka untuk tahap awal kita siap bangunkan satu TPA perdana yang dipusatkan di tengah ibu Kota Rokan Hilir, Bagansiapiapi," kata Nurhayati.
TPA sangat banyak fungsinya jika didirikan di Bagansiapiapi. Karena, TPA merupakan tempat pengasuhan anak yang terintegrasi,selain sebagai tempat pengasuhan anak juga bisa menjadi tempat bermain.
TPA sendiri juga akan difasilitasi perlengkapan ASI bagi ibu yang ingin memompa ASI atau menyusui. "Dengan adanya TPA secara otomatis nantinya bagi Ibu yang bekerja sebagai PNS yang mempunyai anak tidak akan terganggu dalam berkarir,"ucap Nurhayati.
Pihak KPP-KB juga akan melakukan koordinasi dengan Dinkes Rohil masalah perawat yang nantinya akan ditempatkan di TPA. Kemudian Dinsos juga sangat perlu untuk mendapatkan Pengasuh serta, Disdik sebagai Pendidikan anak. "Pengasuh nantinya akan diberikan gaji sebesar Rp.200 ribu/bulan nya,kalau Perawat beserta guru yang mengajari anak akan digaji perjam," katanya.
Lanjut Nurhayati, bagi anak yang lebih dari lima orang maka akan ditempatkan pengasuhnya sebanyak empat orang,sehingga anak tetap terjaga dengan baik. "Bagi orang tua yang ingin menjenguk anaknya maka kita perbolehkan di waktu jam istrahat yang telah kita tetapkan nantinya." ujarnya.
(Jarmain)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
5 Tips Bijak Bermedia Sosial Ala Remaja Terbaru 2024
-
Hiburan
Via Vallen Teriak Histeris Dengar Suara Rintihan Saat Live IG
-
Sosial
Mensos Bersama Gubernur Riau Kunjungi Balai Abiseka Pekanbaru
-
Sosial
Menteri Sosial Minta Bank Buka Blokir Kartu Bansos di Riau
-
Lingkungan
Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Riau
-
Ekbis
Gubernur Riau Promosikan Produk UMKM Masyarakat Lewat Medsos Pribadinya

