Asman Abnur Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan
Hadi Pramono Jumat, 17 November 2017 09:49 WIB
PEKANBARU - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menyatakan ke depan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berdasarkan kebutuhan.
Tidak lagi seperti sebelumnya, hanya berdasarkan keinginan, tanpa tahu berapa kebutuhan sebenarnya. Menpan-RB menegaskan, penerimaan sistem gelondongan seperti dulu tak lagi, tak lagi berlaku.
"Rekrutmen dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. Jadi tak lagi menerima dengan gelondongan," kata Menpan-RB, usai memberikan arahan kepada peserta Rakor Camat Indonesia Bagian Barat, Kamis (16/11/17).
Misalnya, jika daerah konsentrasi kebutuhan dalam hal infrastruktur, berarti yang dibutuhkan sarjana sipil. Begitu juga bidan pertanian, bidang pertambangan tentu yang dibutuhkan sarjana terkait.
Tidak itu saja, kalau pun daerah sudah melengkapi sesuai dengan kebutuhan ASN yang diinginkan, Menpan-RB menegaskan akan melihat lagi sebesar apa belanja daerah. Jika belanja pegawai melebihi 50 persen dari total APBD, Menpan-RB menjamin akan menolak usulan perekrutan ASN baru tersebut.
Karena, yang namanya belanja daerah harus berdasarkan kepentingan publik. Harus dimanfaatka untuk kepentingan lebi luas. Seperti halnya infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan.
"Kita tinju lagi berapa belanja daerahnya. Kalau belanja pegawainya di atas 50 persen, kita tak kasih. Masa belanja daerah hanya untuk pegawai saja," tegas Menpan-RB.
(rtc/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
Pengumuman Kelulusan SKD CPNS dan PPPK 2021 Tahap 2
-
Sosial
Sekda Riau: CPNS Riau 2021 Tidak Ada Namanya Pakai Calo
-
Kesehatan
16 Peserta Tes SKD CPNS 2021 Positif COVID-19 di Dumai
-
Sosial
Peserta Positif COVID-19 Bisa Ikut Susulan Tes SKD CASN Pekanbaru
-
Hukrim
Korban Penipuan Penerimaan CPNS Oleh Olivia Nathania Mencapai Ratusan Orang
-
Ekbis
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Bidang Kerjanya

