Korban Penipuan Penerimaan CPNS Oleh Olivia Nathania Mencapai Ratusan Orang
Budi Harsono Sabtu, 25 September 2021 17:58 WIB
RIAUHEADLINE.COM - Olivia Nathania, putri penyanyi Nia Daniaty tersandung kasus penipuan penerimaan CPNS dan kasusnya sudah masuk ke aparat kepolisian. Ia di duga melakukan praktik penipuan modus seleksi CPNS.
Olivia Nathania bersama suaminya Rafly N Tilaar di laporkan ke Polda Metro Jaya, Jumat, 24 September 2021 oleh penasihat hukum korban penipuan seleksi CPNS yang di lakukan anak artis kondang tersebut.
"Kami laporkan Oli dan RAF yang di duga melakukan penipuan dan penggelapan. Bahkan berani palsukan surat dengan kop BKN," ujar penasihat hukum korban, Odie Hodianto, di Polda Metro Jaya.
Adapun jumlah korban yang masuk perangkap penipuan CPNS oleh Olivia Nathania, ada 225 orang. Para korban penipuan seleksi CPNS mengalami kerugian mencapai Rp 9,7 miliar.
Odie menyebut, beberapa di antaranya korban adalah kliennya. Odie menceritakan bahwa Oli menawarkan kliennya untuk ikut program penerimaan CPNS melalui jalur prestasi.
Dalih Oli, jalur prestasi di siapkan untuk mengganti PNS yang meninggal dunia akibat Covid-19 maupun di berhentikan karena terjerat kasus pelanggaran berat.
"Mereka awal sampaikan ada peluang PNS lewat jalur prestasi. Yakni menggantikan pegawai yang di berhentikan secara tidak hormat dan meninggal karena Covid-19," ujarnya, seperti di kutip dari menit.co.id.
Pelaku Oli memberikan syarat kepada para korban dengan keharusan menyerahkan sejumlah uang dengan besaraan bervariatif. Yakni antara Rp 25 juta sampai Rp156 juta.
Uang tersebut di serahkan secara langsung atau di kirimkan ke rekening atas nama Oli dan RAF. Setelah syarat terpenuhi, Oli memberikan kepastian kepada para korban.
"Para korban semua pasti di angkat menjadi PNS, karena mengaku kenal dengan pejabat BKN. Bahkan, ia siap mengembalikan uang apabila korban tidak di terima sebagai PNS," ujar dia.
Olivia Nathania dan Suaminya Palsukan Kop BKN
Odie menerangkan, tidak lama setelah uang di terima oleh Oli dan RAF, para korban menerima surat dengan kop Badan Kepegawaian Negara (BKN) lengkap dengan tanda tangan sang Kepala BKN.
Belakangan di ketahui surat-surat tersebut palsu. Pasalnya tidak ada satupun yang ikut program CPNS seperti yang di janjikan oleh Oli dan RAF.
"Para korban sudah mendatangi BKN untuk mencari kebenaran mengenai program CPNS. Ternyata nama-nama korban tidak pernah terdaftar sebagai CPNS," ucap dia.
Upaya korban mencari kepastian telah di lakukan. Sebagian klien pernah menyambangi kantor RAF di Ditjen Pemasyarakatan pekan lalu. Saat itu, RAF berjanji membayar ganti rugi.
Namun usai pertemuan tersebut, tak ada kelanjutannya. Bahkan, ia sulit di hubungi. "Maka dari itu kami memutuskan untuk melaporkan ke Mapolda Metro Jaya agar tak ada lagi korban penipuan," ungkap dia.
Satu Korban Penipuan CPNS Adalah Mantan Guru Olivia Nathania
Salah satu korban, Agustine menyampaikan, ia merupakan mantan guru SMA Oli. Agustine mengaku cukup mengenal dekat sosok Oli. Agustine bercerita, dirinya di hubungi Oli pada 2019 silam.
"Malam hari dia chat saya tawarkan, 'Bu ada tidak yang mau masuk CPNS', saya bilang ada anak saya bukan orang lain'," ujar dia.
Agustine tidak menaruh rasa curiga apapun saat itu. Pasalnya, ia tahu seluk-beluk Oli sehingga percaya begitu saja yang diucapkan.
"Mana mungkin ada murid mau lukai gurunya. Akhirnya saya bawa anak-anak saya, keponakan saya, sepupu-sepupu saya, total ada 16 anggota keluarga," ujar dia.
Agustine menerangkan, ia turut memenuhi syarat yang dipinta. Agustine mengaku menyetorkan uang Rp 30 juta kepada Oli. "Rata-rata Rp 30 juta," ujar dia.
Mimpi Agustine melihat anak-anak dan keponakan berseragam PNS pupus sudah. Ternyata, sampai 2021 tak kunjung terpenuhi.
Laporan diterima Polda Metro Jaya dengan Nomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal : 23 September 2021.
Atas perbuatannya, Oli dan RAF dipersangkakan melanggar Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Editor : Budi HarsonoSumber : Liputan6.com
Tags Kasus PenipuanNia DaniatyOlivia NathaniaPenipuanPenipuan CPNSPenipuan Seleksi CPNSRekrutmen CPNS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kronologi Selebgram Ajudan Pribadi Ditangkap Atas Kasus Penipuan Rp1,3 Miliar
-
Hukrim
Cara Kenali Modus Pig Butchering
-
Hukrim
Seorang Guru Honorer Tersandung Investasi Bodong di Dumai
-
Hukrim
Korban Penipuan Penerimaan CPNS Oleh Olivia Nathania Mencapai Ratusan Orang
-
Sosial
Peserta Tes SKD CPNS 2021 Pekanbaru Harus Bebas Covid-19
-
Sosial
Pelamar CPNS Wajib Swab PCR dan Antigen di Riau

