• Home
  • Sosial
  • Bupati Bengkalis: Mutasi Pejabat Merupakan Penurunan Etos Kerja

Bupati Bengkalis: Mutasi Pejabat Merupakan Penurunan Etos Kerja

Rabu, 28 Januari 2015 17:22 WIB
BENGKALIS - Mutasi dan promosi, serta rotasi dan demosi pegawai sekalipun, bukanlah hal yang luar biasa di lingkungan pemerintah manapun. Ini merupakan dampak pada penurunan kualitas kinerja dan disiplin. Bukan saja bagi personal yang bersangkutan, tetapi juga terkadang pada unit kerja secara keseluruhan.

Sehubungan dengan itu Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mengatakan, bahwa sebenarnya seluruh pegawai di daerah ini tak ubahnya seperti para pemain sebuah kesebelasan sepakbola. Dalam sebuah pertandingan, keinginan para pemain harus sama, memenangkan pertandingan itu.

"Karena itu, ketika oleh pelatih ada pemain yang posisinya dipindahkan atau bahkan terpaksa ditarik keluar lapangan dan diganti pemain lain disebabkan perlu perubahan strategi, maka hal-hal tersebut sedikitpun tidak pernah akan mengurangi keinginan mereka, baik itu secara tim mau individu untuk memenangkan pertandingan tersebut. Mengapa ini bisa terjadi? Kuncinya ada pada kata profesionalisme pemain", jelas Herliyan.

Diwakili Sekretaris Daerah H Burhannudin, hal itu disampaikannya ketika mengambil sumpah dan melantik 4 pejabat eselon II, yang dilaksanakan di ruang rapat lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (28/1/2015).

Melalui perumpamaan tersebut, Herliyan mengajak dan sangat mengharapkan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, benar-benar dapat menjadikan  profesionalisme sebagai dasar berpijak dalam berpikir dan bertindak.

"Apalagi saat ini sudah diberlakukan Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tersebut, Aparatur Sipil Negara adalah profesi bagi pegawai negeri sipil yang salah satunya berlandaskan profesionalitas jabatan" tegasnya.

Di bagian lain, kepada pejabat yang diambil sumpah dan dilantik, Bupati mengingatkan akan selalu memantau dan mengevaluasi proses kerja dan kinerja mereka dalam menjalankan tugas jabatan masing-masing.

"Hasil evaluasi ini tentunya akan menjadi catatan tersendiri bagi saya untuk bahan pertimbangan bagi karier saudara-saudara selanjutnya", tegasnya.

Adapun pejabat eselon II yang dilantik dan diambil sumpah Bupati Bengkalis tersebut adalah H TS Ilyas sebagai Kadis Pertambangan dan Energi menggantikan Heri Indra Putra yang dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah yang sebelumnya memang kosong.

Kemudian, H. Zulfan Herri yang sebelumnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggantikan posisi yang ditinggalkan H TS Ilyas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Teknologi Informasi. Sementara Camat Bengkalis Rusli dipromosikan mengisi kursi yang ditinggalkan Zulfan Herri.

(der/der)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar